Sukses

Benarkah Membunyikan Jari Bisa Sebabkan Pengapuran Sendi?

Anda suka membunyikan jari? Ada anggapan bahwa membunyikan jari bisa menyebabkan pengapuran sendi. Benarkah? Simak ulasan berikut.

Banyak orang yang gemar membunyikan sendi-sendi atau buku-buku jari. Mereka merasa ada kepuasan tersendiri bila jari-jari mengeluarkan suara. Ada juga yang melakukannya karena kebiasaan, misalnya saat merasa gelisah mereka akan memainkan jari-jari.

Di sisi lain, sebagian orang memilih untuk lebih waspada pada bahaya membunyikan jari ini. Mereka berusaha untuk menghindari kebiasaan tersebut, karena dianggap sebagai salah satu penyebab pengapuran sendi atau osteoporosis.

Bahaya sering membunyikan jari tangan telah menjadi topik yang sering kali diperbincangkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apakah benar kebiasaan itu dapat menyebabkan pengapuran sendi jari tangan? Simak ulasannya berikut ini.

 

1 dari 3 halaman

Yang Terjadi Saat Kita Membunyikan Jari

Apakah yang terjadi saat kita membunyikan jari dan mengapa bisa menghasilkan bunyi?

Penyebab sendi jari menghasilkan bunyi sebenarnya belum jelas diketahui. Untuk jangka waktu yang lama, banyak orang mengaitkan suara yang dihasilkan itu dengan gelembung nitrogen yang pecah dalam cairan sendi. Sementara yang lain mengira bahwa bunyi itu berasal dari gerakan sambungan antar sendi.

Artikel Lainnya: Punya Hobi Membunyikan Jari, Adakah Bahayanya?

Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, para peneliti mengamati sendi yang dibunyikan menggunakan MRI (Magnetic Resonance Imaging).

Mereka menemukan bahwa sebuah rongga atau gelembung terbentuk karena tekanan negatif yang dibuat ketika sendi ditarik dengan cepat. Mereka akhirnya menyimpulkan bahwa suara itu berasal dari pembentukan gelembung.

Penelitian lainnya di tahun 2018 menemukan bahwa suara yang dihasilkan itu sebenarnya disebabkan oleh hancurnya sebagian rongga. Sebuah ulasan dari penelitian-penelitian yang ada mencatat, dibutuhkan waktu 20 menit bagi rongga untuk hancur sepenuhnya sampai akhirnya rongga baru dapat terbentuk.

Inilah sebabnya mengapa setelah membunyikan buku-buku jari, Anda tidak dapat melakukannya lagi dengan segera.

Artikel Lainnya: Benarkah Membunyikan Jari Dapat Sebabkan Rematik?

2 dari 3 halaman

Benarkah Membunyikan Jari Sebabkan Pengapuran Sendi?

Banyak anggapan yang menyebutkan tentang bahaya membunyikan jari. Ada yang bilang kebiasaan ini bisa menjadi penyebab pengapuran sendi hingga asam urat. Apa benar demikian?

Membunyikan jari seharusnya tidak sakit, tidak menyebabkan pembengkakan, atau tidak mengubah bentuk dari sendi Anda. Bila Anda menarik jari dengan cukup kuat, Anda dapat menarik jari keluar dari sendi atau melukai sambungan antara sendi. Namun hal itu sebenarnya tidak mudah terjadi.

Apabila Anda merasa sakit atau bengkak ketika membunyikan sendi-sendi jari, kemungkinan Anda memiliki penyakit lain yang sudah ada sebelumnya, seperti arthritis atau asam urat.

Sementara itu, belum ada bukti yang menyatakan bahwa membunyikan jari dapat menyebabkan pengapuran sendi atau osteoporosis.

Walaupun membunyikan jari belum terbukti sebagai salah satu penyebab pengapuran sendi dan tidak membahayakan Anda dalam waktu singkat, namun bila terus melakukannya kekuatan genggaman jari akan menurun.

Inilah salah satu bahaya membunyikan jari yang harus Anda hindari. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mencoba untuk berhenti apabila membunyikan jari sudah menjadi kebiasaan.

Carilah penyebab mengapa Anda gemar membunyikan jari. Bila Anda sering membunyikan jari ketika sedang stres atau gelisah, cobalah untuk mencari alternatif lain untuk menghilangkan stres. Misalnya dengan berolahraga, meditasi, tidur lebih banyak, atau melakukan hobi yang menyenangkan.

Mintalah bantuan orang lain untuk mengingatkan apabila Anda mulai membunyikan jari kembali. Bila perlu, berkonsultasilah kepada dokter apabila Anda menemukan kelainan atau nyeri setelah Anda membunyikan jari-jari.

Jika masih memiliki pertanyaan seputar kebiasaan membunyikan jari ini, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kami melalui fitur Live Chat 24 jam yang tersedia di aplikasi KlikDokter.

(FY/ RS)

0 Komentar

Belum ada komentar