Sukses

7 Kebiasaan Ibu Hamil yang Bikin Bayi Cerdas

Ingin melahirkan bayi cerdas? Anda perlu melakukan beberapa hal ini saat hamil.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang tua pasti ingin memiliki bayi cerdas dan sehat. Salah satu faktor yang turut berperan dalam perkembangan otak janin adalah kebiasaan Anda saat hamil.

Berikut ini kebiasaan ibu hamil yang dapat membantu meningkatkan kecerdasan bayi.

1. Selalu akif

Tetap fit dan aktif adalah sesuatu yang sangat penting selama masa kehamilan. Bila sudah terlalu lama duduk atau tidur, Anda harus segera bangkit dan lawan rasa malas Anda. Membuat badan tetap bergerak dapat melatih tubuh untuk mengeluarkan hormon yang baik bagi perkembangan otak bayi.

Selama hamil, Anda dapat melakukan latihan fisik ringan atau jalan cepat. Telah terbukti bahwa ibu hamil yang aktif memiliki anak yang lebih pintar.

2. Memberikan perhatian kepada janin Anda

Bayi yang tumbuh di dalam rahim bisa mendengar bahkan merespons suara. Bayi memang belum mengerti makna kata-kata Anda. Akan tetapi, kata-kata dan nyanyian Anda dapat membantu perkembangan otak bayi. Anda juga bisa meminta pasangan untuk berbicara dengan janin yang ada di kandungan Anda.

Selain itu, mendengarkan musik atau sajak-sajak yang menenangkan dapat membantu bayi tetap rileks dan meningkatkan daya konsentrasi. Mengelus perut dengan lembut juga merupakan stimulasi yang baik untuk bayi.

4. Menjaga kadar tiroid

Jika tingkat tiroid selama masa kehamilan tidak stabil, hal ini bisa memengaruhi kondisi bayi Anda. Cobalah untuk makan makanan yang mengandung cukup sodium. Jika Anda merasa tidak mendapatkan jumlah sodium yang cukup, sertakan garam dan yoghurt dalam menu sehari-hari.

5. Mengonsumsi suplemen tambahan

Meski makanan sehat akan memberikan nutrisi yang cukup, Anda tetap perlu mengonsumsi suplemen tambahan untuk kesehatan bayi dan kelancaran persalinan. Ada banyak suplemen prenatal yang tersedia di pasaran, seperti vitamin dan suplemen yang mengandung asam folat. Kedua elemen ini memainkan peran penting dalam perkembangan sel otak bayi. Namun, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

6. Mempertahankan berat badan

Persalinan prematur sering menjadi penyebab cacat mental pada bayi. Salah satu cara untuk menghindari persalinan prematur adalah menjaga berat badan. Berat badan ibu yang berlebihan sering menghasilkan kelahiran prematur. Oleh karena itu, Anda perlu membatasi asupan makanan agar tidak berlebihan.

7. Mendapatkan sinar matahari

Matahari adalah sumber utama vitamin D. Saat hamil, vitamin D merupakan salah satu komponen yang sangat penting karena mampu membuat tulang sehat dan mengurangi dampak preeklampsia. Preeklampsia tidak hanya memengaruhi kondisi ibu, tetapi juga bisa menyebabkan down syndrome pada bayi.

8. Selalu tenang dan jangan stres

Janin tidak hanya bisa mendengar suara dan merasakan sentuhan, tetapi juga merasakan ketegangan dan stres pada ibu. Stres ketika hamil dapat menyebabkan dampak serius terhadap tumbuh kembang bayi. Salah satunya, stres pada ibu hamil yang tidak terkendali dapat menyebabkan bayi lahir prematur dan lahir dengan berat badan rendah.

Janin akan merespons segala bentuk tindakan, kata-kata, dan emosi pada ibu hamil. Oleh karena itu, Anda sangat disarankan menjadi pribadi yang positif agar dapat melahirkan bayi yang cerdas dan sehat. Ingat pula untuk rutin beraktivitas fisik ringan agar lebih sehat, rileks, dan bahagia selama hamil.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar