Sukses

Inilah Manfaat Ceker Ayam untuk Kesehatan Anda

Dianggap menjijikan, ternyata ceker ayam punya segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Mulai dari menjaga kekencangan kulit hingga mencegah masalah pada tulang.

Ceker ayam adalah bagian yang lebih sering dibuang saat orang membeli ayam. Namun, negara-negara Asia seperti Cina, Vietnam, Filipina, dan Korea menjadikan ceker ini sebagai salah satu pilihan makanan yang lezat. 

Di Indonesia sendiri juga sudah banyak yang mengolahnya menjadi bahan makanan. Misalnya dalam seblak, baso, sup, dan lainnya. 

Bukan hanya makanan biasa, ternyata manfaat ceker ayam sangat beragam bagi kesehatan. Banyak orang yang memakan ceker hanya sebatas kulit dan tendonnya saja, padahal sebenarnya yang penting adalah tulangnya. Karena di dalam tulang tersebut banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. 

1 dari 2 halaman

Manfaat Ceker Ayam untuk Kesehatan

Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda dapat menggunakan ceker ayam untuk membuat kaldu. Selain bisa menjadi penambah rasa, kandungan nutrisi di dalamnya juga sangat baik untuk kesehatan. 

Artikel Lainnya: Otak Juga Butuh Nutrisi, Agar Tak Pikun Yuk Konsumsi 8 Makanan Ini

Berikut ini sederet manfaat ceker ayam untuk kesehatan:

  1. Kaya akan Kolagen

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan, terungkap bahwa kaki ayam mengandung kolagen yang sangat tinggi. Kolagen merupakan salah satu bahan khusus yang dibutuhkan kulit untuk menjaga elastisitas.

Kadar kolagen pada ceker ayam sangat mirip dengan kolagen yang ditemukan pada sayuran berdaun hijau dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C.

  1. Membuat Kuku Lebih Kuat

Sudah diketahui bahwa ceker ayam sangat tinggi akan kolagen. Kolagen tersebut dapat membantu tubuh memproses kalsium yang akan berguna bagi kesehatan kuku. Bagi Anda yang memiliki kuku rapuh dan mudah patah, ceker dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan asupan kolagen sehingga kuku pun menjadi sehat dan kuat.

  1. Membantu Proses Penyembuhan Luka

Nutrisi yang ditemukan pada ceker ayam memiliki kandungan protein dan kalsium. Kedua nutrisi ini sangat penting untuk membantu regenerasi saraf, otot, dan tulang. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh seorang peneliti di Amerika Serikat, potensi nutrisi ini dapat membantu menyembuhkan luka.

Artikel Lainnya: Kiat Jitu Memilih Makanan dan Minuman Sehat di Warteg

  1. Menjaga Kesehatan Gusi

 

Gusi adalah jaringan kuat yang digunakan untuk menunjang gigi. Beberapa jenis penyakit gusi disebabkan oleh masalah kesehatan gigi yang buruk. Namun, masalah ini juga bisa ditimbulkan dari dalam tubuh, misalnya karena kekurangan vitamin dan nutrisi tertentu.  

Ceker ayam adalah makanan yang banyak mengandung nutrisi. Terdapat jaringan ikat dan tulang rawan yang bisa berubah menjadi gel, asam amino, dan beberapa zat gelatin. Karena itulah, asupan ceker ayam yang dibarengi dengan makanan bergizi lainnya bisa membantu meningkatkan kesehatan gusi.

  1. Memperbaiki Sistem Kekebalan Tubuh

Ceker ayam juga mengandung berbagai mineral seperti seng, tembaga, magnesium, kalsium, dan fosfor. Semua mineral ini dibutuhkan tubuh untuk membangun kesehatan dan mengatasi berbagai penyakit.

  1. Mencegah Kerapuhan Tulang

Ketika seseorang mulai menua, jumlah kalsium dalam tubuh akan menurun dan sel menjadi lebih sulit beregenerasi. 

Jika Anda mengonsumsi ceker ayam secara teratur, Anda bisa mendapatkan sejumlah nutrisi seperti kalsium, protein, tulang rawan, dan kolagen. Nutrisi ini dapat membantu menguatkan sendi dan mencegah tulang rapuh saat tubuh mulai menua.

  1. Mengurangi Gejala Arthritis

Nutrisi lain yang bisa didapatkan dari tulang ceker ayam adalah kondroitin. Seperti yang diketahui, hampir semua penderita arthritis atau radang sendi diberikan terapi kondroitin. Hal ini dilakukan karena banyak yang meyakini bahwa kondroitin memiliki sifat anti radang dan dapat mencegah kerusakan tulang rawan makin parah. 

Cukup banyak, bukan, manfaat ceker ayam bagi kesehatan? Namun, Anda perlu tahu juga bahwa ceker ini mengandung lemak jenuh yang tinggi. Dalam 100 gram, terdapat 3,9 gram lemak jenuh atau 20 persen dari kebutuhan lemak orang dewasa per hari. Jadi, Anda perlu hati-hati dan tidak boleh berlebihan dalam mengonsumsinya, ya.  

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami melalui layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

[AH/WA]

0 Komentar

Belum ada komentar