Sukses

Belum Siap Jadi Vegetarian? Yuk, Kenali Pola Makan Flexitarian

Belum siap menjadi vegetarian? Tidak perlu khawatir. Anda dapat menggantinya dengan pola makan flexitarian.

Salah satu pola makan sehat yang sering dijadikan pilihan adalah menjadi vegetarian. Namun, tak semua orang mampu dan ikhlas untuk mengurangi atau bahkan meninggalkan aneka hidangan berbahan daging. Jika Anda salah satu orang yang demikian, mungkin Anda bisa mencoba pola makan flexitarian sebagai alternatif.

Flexitarian merupakan pola makan yang hampir mirip dengan vegetarian. Hanya saja, para pelaku flexitarian diperbolehkan untuk sesekali mengonsumsi daging dan unggas.

Seputar Diet Flexitarian

Dari namanya, flexitarian merupakan singkatan dari flexible dan vegetarian. Flexitarian mempercayai bahwa daging adalah sumber protein, lemak, dan mikronutrisi yang baik namun. Namun mereka tetap ingin mempertimbangkan sisi kesejahteraan hewan.

Flexitarian pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli diet dan nutrisi bernama Dawn Jackson Blatner. Ia mencoba pola makan ini karena ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari menjadi vegetarian, namun tetap dapat menikmati produk hewani dalam kadar yang sedikit.

Artikel Lainnya: Cara Membedakan Diet Plant-Based, Vegetarian, dan Vegan

1 dari 3 halaman

Tips Pola Makan Flexitarian

Jika Anda tertarik untuk mencoba pola makan flexitarian, berikut ini hal-hal yang dapat Anda lakukan:

  1. Buat Daftar Makanan 

Membuat daftar makanan merupakan langkah pertama yang harus Anda lakukan saat ingin mengubah pola makan. Mulailah dengan mengelompokkan beberapa jenis makanan, dan memilih mana yang masuk ke dalam kategori makanan yang boleh dikonsumsi.

Pastikan daftar yang Anda buat terdiri dari variasi makanan, termasuk sumber protein seperti kacang-kacangan dan buah segar.

  1. Seimbangkan Isi Piring Anda 

Isilah setengah piring makan Anda dengan buah dan sayuran. Setelah itu, isi bagian yang kosong dengan sumber protein (1/4 bagian) dan karbohidrat (1/4 bagian).

Artikel Lainnya: Vegetarian dan Vegan, Apa Bedanya?

  1. Makan Satu Porsi Daging Setiap Hari

Membatasi bukan berarti menghindari. Anda tetap bisa mengonsumsi daging sebanyak satu porsi setiap hari, karena asupan ini mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting.

  1. Konsumsi Daging Secukupnya

Meski hanya satu kali sehari, bukan berarti Anda bisa menelan daging sebanyak yang diinginkan. Anda tetap harus membatasi jumlahnya, agar tidak berlebihan. Rekomendasi dari American Heart Association adalah sekitar 2 ons daging per hari.

  1. Pelajari dan Cintai

Anda akan lebih terbiasa dan menikmati pola makan ini setelah mengenalnya lebih jauh. Untuk itu, Anda perlu bergabung dengan komunitas yang memiliki minat yang sama, atau ambil kelas memasak dengan menu flexitarian. Dengan demikian, Anda akan semakin tahu dan mencintai apa yang sedang Anda lakukan.

2 dari 3 halaman

Manfaat Diet Flexitarian

Diet flexitarian tetap berfokus pada sayur-sayuran dan hanya menambahkan sedikit protein hewani. Oleh karena itu, keuntungan yang didapat hampir sama seperti pada vegetarian. Makanan yang dikonsumsi biasanya kaya akan serat dan antioksidan sehingga sangat baik untuk mencegah penyakit jantung.

Di samping itu, diet ini juga membatasi makanan tinggi kalori dan makanan olahan. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir terhadap peningkatan berat badan dan tingginya kadar gula yang menyebabkan diabetes.

Artikel Lainnya: 5 Alasan untuk Segera Terapkan Diet Vegetarian

Buah-buahan dan sayuran yang banyak dikonsumsi oleh flexitarian, kaya akan antioksidan yang dapat mencegah kanker terutama kanker kolorektal. Sebuah studi menganalisis 78.000 orang dengan kanker kolorektal dan menemukan bahwa orang yang menjalani pola makan semi vegetarian lebih kecil 8 persen untuk menderita kanker ini daripada non vegetarian.

Keuntungan paling utama dari diet ini adalah Anda juga dapat turut berkontribusi untuk kesehatan lingkungan. Mengurangi konsumsi daging dapat membantu melestarikan sumber daya alam dengan mengurangi emisi gas rumah kaca serta penggunaan lahan dan air.

Faktanya, mengolah tanaman membutuhkan sumber daya energi yang lebih sedikit daripada memelihara hewan untuk dimakan. Menanam sayuran juga hanya menggunakan energi 11 kali lebih sedikit daripada memproduksi protein hewani.

Pada akhirnya, pola makan yang baik adalah yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Karena itu, jika Anda belum benar-benar mampu menjadi vegetarian seutuhnya, tidak ada salahnya untuk mencoba menerapkan pola makan flexitarian mulai sekarang.

[FY/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar