Sukses

Kenali Respons Tubuh saat Anda Demam

Demam tinggi tidak selalu menandakan bahwa Anda menderita penyakit serius.

Klikdokter.com, Jakarta Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri, atau parasit. Tubuh akan meningkatkan suhunya untuk membunuh mikroba yang tidak tahan terhadap panas.

Meski terkadang mengkhawatirkan, demam tinggi tidak selalu menandakan bahwa Anda menderita suatu penyakit yang serius. Berikut ini adalah beberapa respons yang terjadi pada tubuh saat Anda menderita demam.

1. Memengaruhi mood

Saat tubuh terinfeksi, maka tubuh akan melepaskan protein yang disebut sitokin. Sebuah studi menemukan bahwa otak mengenali sitokin sebagai molekuler penyakit. Hal ini tentunya membuat Anda terkadang ingin mengucapkan ‘tinggalkan saya sendiri, saya tidak ingin berurusan dengan siapa pun’.

“Sebuah penyakit memang memengaruhi mood, kinerja, dan kewaspadaan,” kata psikolog Mary Alvord, PhD, dari George Washington University School of Medicine and Health Sciences.

2. Cepat lelah

Sitokin memiliki dampak positif pada penyembuhan tubuh, tetapi hal ini bisa membuat Anda mudah merasa lelah dan mengubah pola tidur. Pastikan untuk beristirahat sebanyak mungkin saat Anda sedang sakit, agar tubuh mampu melawan infeksi lebih cepat.

“Respons kekebalan tubuh Anda juga perlu tidur bila Anda memiliki infeksi. Otak Anda membutuhkan istirahat lebih banyak daripada biasanya untuk memperbaiki dirinya sendiri,” kata Partha Nandi, MD, penulis “Ask Dr. Nandi:  5 Steps to Becoming Your Own #HealthHero for Longevity, Well-Being, and a Joyful Life”.

3. Membatalkan banyak rencana

Cara tubuh untuk bertahan dari serangan virus adalah Anda tidak ingin melakukan banyak aktivitas. Hal ini disebabkan karena tubuh sedang fokus untuk melawan infeksi.

Jika Anda memutuskan untuk mengabaikan flu dan mencoba menjalani hidup dengan rutinitas normal, flu bisa memberi dampak negatif pada kondisi fisik dan psikologis Anda.

4. Sulit berkonsentrasi

Dalam sebuah penelitian terhadap 200 orang yang dipublikasikan di Brain, Behavior, and Immunity, para periset menemukan bahwa mereka yang menderita flu memiliki kewaspadaan yang buruk, suasana hati yang negatif, dan memperlambat psikomotor.

Penderita flu membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami dan mempelajari informasi baru. Kemampuan konsentrasi penderita flu dapat bekerja optimal begitu sembuh dari demam.

5. Nafsu makan berkurang

Jika Anda tidak makan dengan cukup saat sakit, hal ini bisa memperlambat proses penyembuhan. Hindari makanan yang mengandung banyak pengawet, gula atau zat tambahan lainnya agar Anda tidak memperpanjang penyakit yang diderita.

Minumlah air lebih banyak dari biasanya karena banyak energi tubuh digunakan untuk melawan infeksi. Hal ini tentunya akan membuat Anda dehidrasi.

Demikian respons tubuh yang terjadi saat Anda demam. Ketahui juga bahwa suhu tubuh yang berubah-ubah sebenarnya adalah mekanisme pertahanan tubuh yang bersifat alami. Namun, waspadalah jika suhu tubuh berada di atas 38 derajat Celsius selama beberapa hari. Jika Anda mengalami kondisi demikian, segera periksakan diri ke dokter.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar