Sukses

Berulang Kali Keguguran, Apa Penyebabnya?

Hamil tapi selalu keguguran? Mungkin Anda mengalami salah satu hal ini.

Klikdokter.com, Jakarta Keguguran adalah terhentinya kehamilan sehingga janin keluar sebelum usia 20 minggu. Keguguran dianggap berulang jika seorang wanita telah mengalaminya 3 kali atau lebih.

Sekitar sepertiga kejadian keguguran terjadi sebelum usia kehamilan 8 minggu dan paling banyak disebabkan oleh blighted ovum atau kehamilan kosong. Pada kasus ini, terjadi kelainan genetik (kromosom) pada janin, sehingga tak mampu berkembang dan bertahan hidup. Keguguran jenis ini tidak berhubungan dengan masalah kesehatan ibu.

Pada keguguran yang berulang, biasanya ditemukan masalah pada ibu yang dapat berupa:

• Kelainan pada rahim, seperti kelainan anatomi rahim, mioma rahim, atau sindrom Asherman (dinding rahim saling melekat akibat kuretase atau tuberkulosis dalam organ kandungan)

• Kelemahan leher rahim (inkompetensi / insufisiensi serviks)

• Penyakit autoimun pada ibu, sehingga janin dianggap sebagai benda asing

• Penyakit lain pada ibu, seperti diabetes, gangguan tiroid, gangguan pembekuan darah, atau kelainan hormon

Selain itu, risiko keguguran juga meningkat jika seorang wanita hamil di atas usia 35 tahun, pernah mengalami keguguran sebelumnya, merokok (>10 batang/hari), minum alkohol, atau menggunakan obat-obatan terlarang, mengalami infeksi serius, terpapar obat/ radiasi/ bahan kimia berbahaya, serta mengalami trauma pada perut.

Pada wanita yang berulang kali keguguran, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan secara lengkap, termasuk riwayat kehamilan sebelumnya, riwayat haid dan penyakit yang pernah diderita. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan darah, USG kandungan, maupun pemeriksaan untuk melihat bagian dalam rahim. Bila perlu, akan dilakukan pemeriksaan kromosom ibu dan ayah untuk mengetahui kelainan genetik yang mungkin terjadi.

Jika ditemukan penyebab yang jelas, tentunya harus ditangani terlebih dulu sebelum Anda berencana untuk hamil kembali. Bersikaplah optimis, sebab sebagian besar wanita yang mengalami keguguran pada akhirnya tetap dapat memiliki anak.

Memang tidak ada cara pasti yang dapat mencegah keguguran pada kehamilan berikutnya. Akan tetapi, peluang keguguran dapat dikurangi dengan membiasakan pola hidup sehat dan menghindari trauma pada perut.

Pada banyak kasus, penyebab keguguran berulang ini tidak diketahui dengan jelas. Karena itu, libatkan dokter sejak awal ketika Anda mulai merencanakan kehamilan. Ungkapkan sejelas-jelasnya riwayat kesehatan Anda sehingga dokter tahu faktor risiko apa saja yang Anda miliki. Dengan demikian, dokter dapat memberikan penanganan secara dini sekaligus mengoptimalkan peluang Anda untuk menjalani kehamilan dengan sehat.

[RS/ RVS]

1 Komentar