Sukses

Inilah 6 Keuntungan Membatasi Konsumsi Daging Merah

Apakah Anda salah satu orang yang tidak hobi mengonsumsi daging merah? Ini manfaatnya!

Klikdokter.com, Jakarta Daging merah merupakan salah satu bahan makanan yang digemari banyak orang. Selain menyimpan rasa yang lezat, daging juga kaya akan zat gizi, seperti vitamin B, zink, dan zat besi, yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan membatasi atau mengonsumsi daging merah dalam jumlah yang dianjurkan, tubuh tetap akan mendapatkan nutrisi yang bermanfaat.

Namun di balik itu, ternyata daging merah menyimpan beberapa dampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Karena itu, jika Anda memutuskan untuk membatasi konsumsi daging merah, berikut manfaat yang akan Anda rasakan:

1. Menurunkan kadar kolesterol

Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Lemak jenuh yang ditemukan pada daging, keju, dan produk hewani lainnya merupakan pendorong utama tingkat kolesterol di dalam darah Anda.

Studi menunjukkan, orang yang memilih sayuran ketimbang daging merah memiliki penurunan kolesterol hingga 35%. Artinya, dengan mengurangi atau bahkan menghindari daging merah, kadar kolesterol di dalam tubuh Anda dapat menurun secara signifikan.

2. Mengurangi risiko diabetes tipe 2

Lemak hewani, zat besi berbasis hewani, dan pengawet nitrat dalam daging dapat merusak sel pankreas, memperburuk peradangan, menyebabkan kenaikan berat badan dan menganggu fungsi insulin.

Sebuah studi mengungkapkan, risiko diabetes tipe 2 jauh lebih tinggi pada orang yang makan daging dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi sayuran.

3. Perubahan bakteri di usus

Sebuah studi tahun 2014 mengeksplorasi perbedaan bakteri usus yang ditemukan pada pemakan daging, vegan dan vegetarian. Ternyata, terdapat perbedaan kondisi bakteri usus di ketiganya.

Seorang vegan memiliki spesies bakteri usus yang lebih protektif ketimbang orang yang mengonsumsi daging. Itu karena diet vegetarian –mengonsumsi sayuran saja– dapat membantu pertumbuhan bakteri baik, yang dapat mencegah gangguan pencernaan.

4. Terhindar dari penyakit jantung

Sebuah penelitian yang dilakukan Lerner Research Institute di Amerika menunjukkan, karnitin – nutrisi yang terdapat pada daging – dapat memicu reaksi mikroba usus yang berkontribusi terhadap perkembangan penyakit jantung.

“Ini menambah pertumbuhan data yang memperkuat hubungan antara daging merah, konsumsi daging babi, dan pengembangan penyakit jantung,” kata Stanley Hazen, MD, PhD., dari Translational Research for the Lerner Research Institute and Section Head of Preventive Cardiology & Rehabilitation.

5. Menjadikan gen lebih sehat

Peneliti mengklaim, diet berbasis sayuran bisa membuat gen atau DNA lebih sehat. Antioksidan dan nutrisi yang ditemukan dalam sayuran juga dapat membantu memperbaiki kerusakan DNA, dan mengurangi produksi sel-sel kanker.

Selain itu, diet berbasis sayuran juga membantu memperlambat penuaan jaringan, sehingga dapat membuat Anda tampil awet muda lebih lama.

6. Risiko kanker lebih kecil

Sebuah laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa daging olahan berpotensi memiliki sifat penyebab kanker. Itu karena mengonsumsi 50 gram daging olahan setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker usus hingga 18%.

Itulah beberapa manfaat dari membatasi atau meninggalkan daging merah. Namun jika Anda tidak bisa lepas dari mengonsumsi daging merah, aturlah porsi yang tepat. Dengan membatasi asupan daging merah sesuai porsi yang dianjurkan, Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar