Sukses

Alami Diare, Hindari Makanan dan Minuman Ini

Agar lekas pulih saat diare, Anda harus menghindari beberapa makanan dan minuman ini.

Diare adalah kondisi ketika tinja yang dikeluarkan berbentuk cair dengan frekuensi lebih sering. Umumnya, penyebab diare adalah makanan atau minuman yang kotor dan terkontaminasi mikroorganisme.

Namun, diare juga dapat disebabkan oleh kondisi lain. Penyebab lain dari diare adalah ketidakmampuan tubuh untuk mencerna zat tertentu, misalnya laktosa.

Selain harus mengonsumsi lebih banyak cairan, Anda juga perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi saat mengalami diare. Mengonsumsi sembarang makanan ketika saluran pencernaan sedang tidak beres, malah akan memperburuk gejala.

Oleh karena itu, hindarilah beberapa pantangan makanan dan minuman berikut saat alami diare: 

1 dari 6 halaman

1. Susu

Susu dan beberapa produk turunannya seperti keju, yoghurt, serta es krim adalah beberapa makanan yang harus dihindari ketika diare. Mengapa susu dan produk olahannya dilarang?

Perlu Anda ketahui, susu mengandung laktosa dan lemak yang membuat usus bekerja lebih berat saat mencernanya. Konsumsi laktosa, apalagi sampai berlebihan, akan membuat usus besar kewalahan sehingga dapat memperburuk diare.

Artikel Lainnya: Benarkah Tak Boleh Makan Pisang dan Minum Susu saat Diare?

2. Cabai

Salah satu pantangan makanan ketika diare adalah cabai. Selain rasanya yang memang pedas, kandungan kapsaisin dalam cabai bisa memperparah diare. Zat ini dapat mengiritasi saluran pencernaan sehingga akan menyebabkan berbagai keluhan, seperti:

  • Timbul rasa terbakar
  • Perut kembung
  • Sering buang angin
  • Diare
2 dari 6 halaman

3. Minuman Berkafein

Anda harus puasa minum kopi hitam saat sedang diare. Pasalnya, kandungan kafein dalam kopi ternyata membuat tinja menjadi lunak. Selain itu, sifat diuretiknya juga dapat menyebabkan dehidrasi yang akan memperparah diare.

4. Pemanis Buatan

Salah satu pantangan makanan diare adalah makanan dengan pemanis buatan. Sorbitol, manitol, dan xylitol merupakan beberapa contoh jenis pemanis buatan yang umumnya terdapat pada permen.

Bahan makanan pengganti gula ini akan diserap lebih lambat oleh sistem pencernaan tubuh dibandingkan gula biasa. Ketika sampai ke usus besar tanpa dicerna, bakteri usus akan memakan pemanis buatan ini dan memproduksi gas serta menyebabkan diare.

Artikel Lainnya: 4 Alasan Mengapa Anda Sering Diare

3 dari 6 halaman

5. Buah dengan Tingkat Keasaman Tinggi

Buah-buahan seperti jeruk, lemon, nanas, ceri, kismis, dan anggur masuk dalam daftar makanan yang dihindari saat diare. Selain kandungan asamnya, buah-buahan ini juga banyak mengandung fruktosa.

Mengapa fruktosa harus dihindari? saat sedang diare, sering terjadi malabsorpsi fruktosa yang mengakibatkan tinja menjadi lunak. Jadi, konsumsi makanan dengan kandungan ini dapat memperparah diare Anda.

6. Makanan Berserat

Selain buah-buahan tertentu, sayuran berserat juga merupakan makanan yang dilarang pada saat diare. Sayuran tersebut dapat menyebabkan kembung karena mengandung gas.

Brokoli, kembang kol, dan kubis adalah beberapa jenis sayuran yang mengandung serat tak larut yang dapat memperburuk kondisi diare. Selama diare, sayuran yang aman dikonsumsi, di antaranya wortel, kacang hijau, jamur, dan asparagus.

4 dari 6 halaman

7. Sayur Mentah

Sayuran mentah memang baik untuk tubuh. Namun, hal ini tidak berlaku ketika Anda mengalami diare. Pasalnya, sayuran mentah ternyata lebih sulit dicerna ketika Anda mengalami diare.

Artikel Lainnya: Jika Bayi Diare, Anda Perlu Melakukan Ini

Selain itu, sayuran yang tidak dimasak bisa saja terkontaminasi dengan bakteri jahat yang malah akan memperparah gejala diare.

8. Makanan yang Rentan Terkontaminasi Kuman

Seperti halnya sayuran mentah, daging yang tidak dimasak juga merupakan pantangan makanan saat diare. Dalam keadaan sehat sekalipun, mengonsumsi daging mentah berisiko menyebabkan diare karena tidak higienis.

Selain daging mentah, saat diare Anda sebaiknya menghindari makanan yang disimpan sembarangan tanpa tutup atau yang sudah lama tersimpan di kulkas. 

5 dari 6 halaman

9. Makanan Berminyak dan Berlemak

Ketika terjadi diare, penyerapan makanan di usus terganggu, salah satunya penyerapan makanan berlemak. Lemak yang tidak dapat diserap dengan baik akan menyebabkan usus memproduksi lebih banyak cairan dan membuangnya melalui tinja.

Oleh sebab itu, konsumsi makanan berlemak termasuk pantangan makanan saat diare. Pasalnya, konsumsi makanan jenis ini dapat memperparah gejala diare.

10. Alkohol dan Soda

Saat Anda mengalami diare, Anda mengeluarkan banyak cairan tubuh melalui saluran pencernaan. Sama seperti kafein, minuman yang mengandung alkohol dan soda memiliki efek diuretik sehingga dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Oleh karena itu, minuman jenis ini harus dihindari saat diare.

Itulah beberapa pantangan makanan saat diare menyerang. Selalu ingat untuk minum air putih yang banyak untuk mencegah dehidrasi. Apabila diare disertai dengan muntah, demam, nyeri perut hebat, atau tanda-tanda dehidrasi lain, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Jika Anda punya pertanyaan mengenai diare atau masalah kesehatan lain, tanyakan langsung kepada dokter melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter

[WA]

1 Komentar