Sukses

Sudah Makan Tapi Masih Lapar Terus, Apa yang Salah?

Sudah makan tapi masih selalu merasa lapar, sebenarnya apa yang salah?

Klikdokter.com, Jakarta Meski telah menghabiskan dua piring penuh nasi, nyatanya perut Anda masih terus terasa lapar. Padahal saat makan, Anda telah merasa cukup kenyang. Tapi dalam waktu sebentar saja Anda kembali merasa lapar. Kenapa bisa demikian?

Coba diingat-ingat lagi jenis makanan apa saja yang Anda konsumsi sebelumnya. Apakah sudah cukup untuk ‘ditimbun’ dan menjaga energi tubuh? Selain jenis makanan, beberapa faktor di bawah ini juga bisa menjadi penyebab Anda merasa lapar sepanjang hari.

1. Dehidrasi

Jika Anda sudah makan namun tubuh seakan masih terus meminta asupan, jangan terkecoh. Sebab bukan hanya makanan, tubuh Anda mungkin juga akan memberi sinyal lapar saat Anda kurang cairan alias dehidrasi.

Menurut Alissa Rumsey, RD, seorang ahli dari American Academy of Nutrition and Dietetics, rasa lapar memang bisa disebabkan oleh dehidrasi. Sebab otak terkadang mengecoh Anda melalui sinyal yang diberikan, sehingga Anda perlu lebih memperhatikan, apakah tubuh tengah membutuhkan makan atau sekadar segelas air putih.

Saat rasa lapar datang semakin intens, cobalah untuk meminum segelas air putih daripada buru-buru memutuskan makan.

2. Stres

Merasa tertekan alias stres bisa menjadi pemicu rasa lapar. Sebab saat Anda stres, otak memproduksi sejumlah hormon, seperti peningkatan adrenalin dan kortisol. Otak juga mengalami peningkatan produksi serotonin, yang semuanya bisa menjadi pencetus rasa lapar, padahal sebenarnya Anda tidak benar-benar lapar.

Sejumlah orang percaya bahwa stres berkaitan langsung dengan peningkatan rasa lapar. Pada beberapa orang, makan memang bisa menjadi cara ampuh untuk menghilangkan stres. Namun kebiasaan itu bukanlah satu hal yang bagus untuk dipertahankan.

Daripada Anda menuruti nafsu makan, cobalah untuk menekan stres dengan berolahraga atau sekadar berjalan santai di taman.

3. Kurang tidur

Pada orang dewasa, waktu tidur yang ideal adalah sekitar 7-8 jam dalam satu hari. Jika Anda begadang dan kurang tidur, mungkin itulah yang menyebabkan rasa lapar terus menghantui sepanjang hari.

Saat Anda terbangun dari tidur yang singkat, tubuh telah memproduksi sejumlah hormon yang akan berkonspirasi untuk membuat Anda penuh dengan rasa lapar. Pasalnya, kurang tidur dapat menyebabkan penurunan kadar leptin, yakni hormon yang membuat Anda merasa kenyang dalam jangka waktu panjang.

4. Salah memilih makanan

Bisa jadi perut Anda selalu lapar karena belum ‘puas’ dengan makanan yang Anda berikan. Misalnya saja, pada satu hari Anda hanya mengonsumsi jenis makanan yang mengandung protein. Padahal tubuh memiliki kebutuhan gizi dan variasi asupan.

Selain protein, tubuh juga membutuhkan kalori, lemak baik dan jenis kandungan lain. Jadi, pastikanlah apakah menu makanan Anda telah memenuhi syarat kesimbangan gizi.

5. Makan terburu-buru

Sebagian orang sering menghabiskan makanannya secara kilat. Entah karena kesibukan yang sangat padat atau memang sudah terbiasa. Namun ternyata hal ini bukanlah satu kebiasaan yang sehat.

Karena saat Anda mengunyah terlalu cepat, Anda tidak memberikan waktu kepada otak untuk mengenali rasa dari makanan. Sehingga, meski telah menghabiskan satu porsi makan siang, otak mungkin masih akan mengirim sinyal rasa lapar.

6. Media sosial

Fenomena yang terjadi saat ini adalah selalu mengunggah segala kegiatan ke akun sosial media, termasuk makanan. Kebiasaan ini adalah satu hal yang bisa membuat tubuh Anda semakin sering merasa lapar, lho!

Hal ini menjadi sangat berpengaruh ketika teman-teman di media sosial Anda melakukan hal yang sama. Sebab setiap melihat foto makanan yang menggiurkan, Anda tanpa sadar mungkin akan membayangkan rasanya dan itu akan merangsang rasa lapar.

Agar terhindar dari rasa lapar berlebih yang menyebabkan Anda makan secara tidak terkontrol, pastikan tubuh mendapatkan asupan makanan yang dibutuhkan. Hindari juga kebiasaan-kebiasaan yang dapat memicu rasa lapar seperti yang dipaparkan di atas.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar