Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Kiat Memilih Kondom agar Nyaman dan Aman Saat Bercinta

Ingin tetap aman dan nyaman saat bercinta? Perhatikan ini saat memilih kondom.

Klikdokter.com, Jakarta Kondom merupakan salah satu metode kontrasepsi yang baik bagi pasangan suami istri, untuk menunda kehamilan sementara waktu. Penggunaannya pun mudah, karena tidak memerlukan bantuan dokter seperti metode kontrasepsi lainnya.

Kondom memiliki kelebihan yang tidak dimiliki kontrasepsi jenis lainnya, yaitu kemampuan untuk mencegah infeksi menular seksual seperti gonore, sifilis, klamidia, dan sebagainya.Meski kondom memiliki beberapa kelebihan, penggunaan kondom sebagai alat kontrasepsi terbilang sedikit. Survei oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa penggunaan kondom hanya sebesar 2,4% saja.

Salah satu hal yang diduga menjadi penyebabnya adalah kekhawatiran pasangan bahwa kontrasepsi jenis ini mengurangi kenikmatan bercinta.Sebenarnya, anggapan yang menyebut bahwa kondom mengurangi kenikmatan bercinta agak sedikit keliru.

Sebab jenis kontrasepsi ini tetap dapat memuaskan pasangan suami istri, asal memperhatikan hal-hal berikut:

1. Pilih bahan kondom yang tepat

Kondom dari bahan lateks merupakan pilihan yang baik untuk bercinta. Bahan ini bersifat elastis, sehingga kondom tersebut akan pas melekat pada penis, tidak kelonggaran atau kesempitan.

Selain itu, kondom berbahan lateks juga tidak mudah bocor. Tipisnya bahan kondom merupakan hal penting agar penis dan vagina tetap merasakan sensasi yang sama, seperti saat tidak menggunakan kondom. Banyak pasangan yang merasa nyaman bercinta menggunakan kondom berbahan lateks jenis thin dan ultrathin.

Namun demikian, harus diperhatikan bahwa ada beberapa orang yang memiliki alergi terhadap lateks.

Gejala alergi lateks umumnya berupa keluhan gatal atau sensasi terbakar di penis atau vagina setelah mengenakan kondom. Bila hal ini terjadi, hindari penggunaan kondom berbahan lateks. Sebagai gantinya, gunakanlah kondom berbahan polyisoprene.

2. Pastikan vagina sudah cukup basah

Saat bercinta, penis dan vagina sama-sama mengeluarkan cairan pelumas agar gesekan yang terjadi tidak menimbulkan rasa nyeri.

Jika Anda bercinta menggunakan kondom, cairan pelumas pria akan tertutup oleh kondom, sehingga cairan pelumas vagina dan pelumas di kondomlah yang diandalkan untuk mencegah nyeri saat bercinta.

Oleh karena itu, bila Anda bercinta menggunakan kondom, pastikan bahwa vagina pasangan sudah terlumasi dengan baik sebelum penetrasi. Untuk meningkatkan kenyamanan, Anda dapat menambahkan minyak pelumas khusus.

3. Bentuk kondom

Saat ini, kondom tersedia dalam bentuk rata dan bergerigi seperti polkadot dan sebagainya. Permukaan kondom yang bergerigi dianggap dapat meningkatkan kepuasan seksual, terutama pada pihak wanita.

Namun hal ini bersifat subjektif. Artinya ada wanita yang lebih menyukai permukaan bergerigi, ada pula yang lebih nyaman dengan permukaan kondom yang rata. Untuk memilih mana yang paling tepat, diskusikan secara terbuka dengan pasangan Anda.

Agar dapat mencegah kehamilan dengan lebih efektif, kondom harus digunakan dengan cara yang tepat sebagai berikut:

   • Jangan buka pembungkus kondom dengan cara digigit. Hal ini bisa menyebabkan kondom ikut tersobek. Sebaiknya buka pembungkus kondom dengan tangan.

   • Pasang kondom hingga seluruh batang penis terlapisi.

   • Berikan ruang di bagian ujung kondom untuk menampung air mani saat ejakulasi. Jika hal ini tidak dilakukan, penumpukan air mani di ujung kondom saat ejakulasi dapat menyebabkan kondom bocor.

   • Berhati-hatilah saat akan mengeluarkan penis dari vagina. Saat akan menarik penis keluar dari vagina, peganglah ujung penis dan keluarkan penis secara perlahan, agar kondom tidak tertinggal di dalam vagina.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, bercinta menggunakan kondom tetap dapat terasa nyaman dan aman.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar