Sukses

Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel, Efektifkah?

Banyak orang menganggap bahwa cuka apel efektif untuk menurunkan berat badan. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Berat badan ideal adalah impian semua orang. Untuk mendapatkannya, banyak orang menempuh beragam cara, salah satunya dengan menggunakan cuka apel. Namun apakah hal itu efektif?

Cuka apel sering digunakan untuk mendukung kesehatan tubuh selama ribuan tahun. Banyak penelitian menunjukkan bahwa cuka apel bermanfaat bagi kesehatan seperti menurunkan kadar gula darah.

Cuka apel dibuat dari proses fermentasi buah apel. Pertama-tama, apel dipotong atau dihancurkan dan dikombinasikan dengan ragi untuk mengubah gula menjadi alkohol. Lalu bakteri ditambahkan untuk memfermentasi alkohol menjadi asam asetat.

Asam asetat adalah komponen aktif utama dari cuka apel. Asam asetat adalah asam lemak rantai pendek yang larut menjadi asetat dan hidrogen di dalam tubuh. Satu sendok makan cuka apel (15 ml) mengandung sekitar tiga kalori dan hampir tidak mengandung karbohidrat.

Beberapa penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa asam asetat pada cuka apel membantu menurunkan berat badan. Berikut beberapa mekanismenya:

1. Cuka apel menekan nafsu makan

Cuka apel dapat memberikan rasa kenyang lebih awal. Penelitian di European Journal of Clinical Nutrition menemukan subjek yang makan roti dengan cuka apel merasa lebih kenyang secara signifikan dibandingkan dengan subjek yang makan roti saja.

2. Cuka apel mengontrol gula darah

Cuka apel mencegah lonjakan kadar gula darah. Kadar gula darah yang tinggi dapat memicu keinginan ngemil. Asam asetat pada cuka apel yang berperan dalam meningkatkan kemampuan ogan hati dan otot untuk mengambil gula dari darah. Ketika gula darah stabil, Anda dapat berpegang pada pola makan teratur.

3. Cuka apel mencegah penumpukan lemak

Cuka apel meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga pembakaran lemak juga meningkat. Asam asetat pada cuka apel juga mengurangi produksi gula dan lemak pada hati. Hal ini dapat menekan penumpukkan lemak pada tubuh.

4. Cuka apel memengaruhi sekresi insulin

Hormon insulin memengaruhi penyimpanan lemak pada tubuh. Hormon ini mengatur kadar gula darah tubuh. Pada studi tikus ditemukan bahwa asam asetat pada cuka apel mengurangi perbandingan insulin dan glukagon yang dapat membantu pembakaran lemak.

5. Cuka apel mendetoksifikasi tubuh

Cuka apel membantu tubuh untuk mengeluarkan racun. Cuka apel kaya akan serat yang tidak larut yang mampu menyerap racun dan meningkatkan pergerakan usus. Ketika racun dikeluarkan dari tubuh, proses metabolisme menjadi lebih efisien. Tubuh juga dapat menggunakan semua nutrisi yang masuk secara lebih baik.

Lantas bagaimana cara mengkonsumsi cuka apel? Anda dapat mulai menambahkan satu sendok teh cuka apel pada segelas air dan diminum setiap hari. Anda dapat meningkatkan takaran hingga satu sampai dua sendok makan per harinya.

Selain itu, Anda juga dapat mencampur cuka apel dengan minyak zaitun dan mengonsumsinya dengan salad. Namun ingat bahwa cuka apel sangat asam, jadi perlu diencerkan dengan air untuk melindungi gigi, tenggorokan, dan lapisan lambung Anda.

Tidak ada salahnya bila Anda Ingin mencoba menurunkan berat badan dengan cuka apel. Asal, jangan sampai mengonsumsi secara berlebihan karena dapat membahayakan tubuh Anda.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar