Sukses

Kiat Menjaga Kuantitas dan Kualitas ASI untuk Bayi

Tak hanya kuantitas, kualitas ASI pun perlu diperhatikan. Ini kiatnya.

Klikdokter.com, Jakarta Tidak diragukan, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi di enam bulan pertama kehidupannya. Praktisi kesehatan, bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar bayi mendapat ASI hingga usia 2 tahun.

Atas alasan tersebut, setiap ibu wajib memerhatikan kuantitas dan kualitas ASI yang diproduksi. Ini berarti sang ibu wajib menjaga kecukupan gizi harian, dengan memerhatikan setiap asupan yang masuk ke dalam tubuhnya.

Mengetahui Kualitas ASI

Ada dua hal yang menggambarkan kecukupan dan kualitas ASI yang diberikan kepada bayi, yakni:

   • Pertama, intensitas bayi untuk buang air kecil dan buang air besar cukup. Setelah minggu pertama, seorang bayi normalnya akan buang air kecil 5-6 kali per hari. Sementara untuk buang air besar bervariasi, biasanya 3-4 kali per hari.

   • Kedua, adanya kenaikan berat badan yang sesuai dengan grafik pertumbuhan. Umumnya setelah minggu kedua, kenaikan berat badan bayi mencapai 170 gram per minggu.

Selain kedua hal di atas, kualitas ASI juga ditentukan dari kandungan zat gizi di dalamnya. Salah satu yang penting adalah asam lemak esensial, seperti AA (Arachidonic acid) dan DHA (Docosahexaenoic acid). Keduanya diperlukan untuk perkembangan otak dan penglihatan bayi.

Agar ASI yang dihasilkan berkualitas, ibu harus benar-benar memerhatikan asupan makanan sehari-hari. Ini karena jumlah kandungan gizi seperti AA dan DHA dalam ASI bergantung pada nutrisi ibu.

Oleh karena itu, setiap ibu menyusui wajib mengonsumsi makanan tinggi asam lemak esensial. Bahan makanan tersebut adalah minyak ikan, butter, dan telur.

Selain itu, ibu pun harus mengonsumsi makanan tinggi protein dan berbagai mikronutrien, seperti zat besi, zink, dan vitamin. Untuk memastikan kandungan gizi terbaik ada di dalam ASI, ibu menyusui juga dapat mengonsumsi suplemen dengan kandungan asam lemak esensial dan mikronutrien.

Sebelum itu, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.Ingatlah bahwa ASI adalah hak semua bayi di usia awal kehidupannya. Maka itu, pastikan Anda menjaga asupan gizi sehari-hari, sehingga kuantitas dan kualitas ASI tetap terjaga untuk menunjang tumbuh kembang si Kecil.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar