Sukses

Ini Bedanya Rokok, Vape, dan Shisha

Seiring berkembangnya zaman, alternatif selain rokok sudah mulai populer, seperti vape dan shisha. Meski punya fungsi yang sama, ada perbedaan yang cukup signifikan antara rokok, vape, dan shisha.

Seiring berkembangnya zaman, berbagai alternatif rokok mulai populer. Contohnya adalah vape atau rokok elektrik, dan shisha. 

Anda mungkin telah sering mendengar keduanya, namun bisakah Anda membedakannya? Berikut adalah perbedaan rokok, vape, dan shisha.

1 dari 4 halaman

Vape, si Rokok Berbaterai

Vape sebenarnya adalah kependekan dari vaporizer atau alat penguap cairan. Dalam dunia akademis, vape sering kali disebut sebagai Electronic Nicotine Delivery System (ENDS). Makna ENDS sendiri berkaitan dengan sistemnya, yaitu alat pemanas cairan nikotin bertenaga baterai, meskipun kini tak semua cairan vape mengandung nikotin.

Saat ini, banyak perokok beralih menggunakan vape. Salah satu alasannya, ingin berhenti merokok. Jika melihat cara kerja vape, beberapa penelitian menyatakan bahwa vape lebih aman dibandingkan dengan rokok. 

Hal ini dikarenakan tidak adanya hasil pembakaran seperti saat merokok. Anda mungkin sudah tahu bahwa vape menghasilkan uap, bukan asap.

WHO sendiri belum menyatakan bahwa vape aman untuk menjadi pengganti rokok tembakau, karena belum adanya penelitian yang menyeluruh dan valid. Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam rokok elektrik untuk menghasilkan asap masih belum dapat dipastikan keamanan dan efeknya terhadap kesehatan.

Selain itu, banyak cairan vape juga masih mengandung nikotin (meskipun kadarnya dapat diatur oleh pemakainya), sehingga tidak menyelesaikan masalah kecanduan nikotin pada para perokok.

Artikel Lainnya: Rokok Elektrik sebagai Alternatif untuk Mengganti Rokok, Amankah?

2 dari 4 halaman

Shisha, Tradisi Khas Timur Tengah

Lain vape, lain pula shisha. Istilah shisha yang sering digunakan di masyarakat dipakai untuk menyebut aktivitas merokok menggunakan pipa air dengan selang-selang yang panjang.

Sebenarnya, shisha adalah ‘selai’ yang dibakar dan kemudian diisap dengan menggunakan pipa air. Shisha ini biasanya merupakan kombinasi dari tembakau dengan perasa, misalnya buah-buahan atau mint. Sedangkan, sistem pipa airnya sendiri sering kali disebut dengan hookah atau bong.

Pipa air untuk shisha terdiri dari empat bagian: bagian kepala untuk meletakkan selai atau shisha, bagian dasar tempat menampung air, bagian pipa yang menghubungkan kepala dengan dasar, dan selang yang akan digunakan untuk mengisap asap shisha.

Artikel Lainnya: Waspada, Remaja Hobi Vaping Tujuh Kali Berisiko Terkena COVID-19

Sistem pemanasan pipa air shisha biasanya menggunakan bara atau arang. Saat diisap melalui selang, asap dari selai akan tertarik ke bagian dasar, melewati air, dan masuk ke mulut melalui selang tersebut. 

Salah satu fungsi air pada sistem ini adalah sebagai pendingin, sehingga asap yang dihasilkan shisha terasa lebih halus dan tidak panas seperti pada rokok tradisional.

Jika dibandingkan dengan rokok tradisional, shisha memiliki bahaya yang kurang lebih sama terhadap tubuh. Bahkan, shisha dapat menyebabkan paparan karbon monoksida yang lebih banyak daripada rokok tradisional.

3 dari 4 halaman

Adakah yang Aman Dikonsumsi?

Dilihat dari mekanisme kerja, banyak orang menyatakan vape lebih aman karena tidak ada proses pembakaran. Ada pula yang berpendapat bahwa shisha lebih aman karena digadang-gadang sebagai cara yang lebih ‘alami’. 

Nyatanya, keduanya tetap merupakan aktivitas di mana seseorang secara sengaja menghirup asap ke dalam paru-paru. Karena itulah, mereka tetap berisiko menyebabkan berbagai gangguan pernapasan.

Artikel Lainnya: Kenali Bahaya Vape yang Mengandung Ekstasi bagi Kesehatan

Meninggalkan rokok jenis apa pun merupakan pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan Anda. Namun, tak jarang perokok merasa kesulitan menghadapi adiksi nikotin dan kebiasaan merokok.

Jika Anda memiliki kesulitan berhenti merokok, kini sudah ada banyak klinik konsultasi berhenti merokok yang akan dipandu dan diawasi oleh tenaga medis.

Konsultasikan metode berhenti merokok yang paling baik dan efektif dibanding penggunaan vape dan shisha, agar Anda dapat memulai langkah konkret untuk berhenti merokok. Mari hidup sehat dengan menjauhi asap rokok.

Apabila memiliki pertanyaan seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan lainnya, konsultasikan kepada dokter melalui layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar