Sukses

Gemar Nonton Video Porno Bisa Ubah Struktur Otak?

Inilah yang terjadi pada otak Anda jika gemar menonton video porno.

Klikdokter.com, Jakarta Film porno hadir untuk mengeksplorasi hasrat erotis pria dan wanita. Sebagian orang mengaku hubungan mereka menjadi lebih baik dan bahagia usai menonton video porno.

Namun, menurut kelompok anti film porno seperti YourBrainOnPorn dan sebuah kelompok yang menamakan diri Fight The New Drug mengungkapkan video porno adalah sebuah masalah kesehatan karena dapat memengaruhi kondisi otak.

Otak jadi tidak peka

Beberapa penelitian telah menunjukkan konsumsi video porno dapat mengubah struktur dan fungsi otak. Pornografi menyebabkan hormon dopamin pada otak mengalir deras.

Dopamin adalah neurotransmiter yang memberi Anda keinginan untuk kesenangan diri. Sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Psychiatry mengungkapkan, seseorang yang diperlihatkan video porno berkali-kali, otaknya menjadi tidak peka terhadap hormon dopamin.

Perubahan struktur otak ini berkolerasi dengan jumlah video porno yang ditonton seseorang, semakin banyak mereka menonton, semakin rendah aktivitas otak untuk memproduksi dopamin. Tentunya, hal ini memberi alasan untuk seseorang menonton lebih banyak video porno.

“Otak merespons perubahan kimiawi. Ketika dopamin dilepaskan dan ada rasa senang, otak primitif mengirim pesan untuk mengulangi perilaku untuk perasaan yang diinginkan,” kata Joe Schrank, seorang spesialis kecanduan.

Selain itu, bahan kimia di otak yang dilepaskan saat Anda menonton video porno atau berhubungan seksual adalah oksitosin dan vasopresin. Hormon ini membantu orang untuk mengingat kenangan di masa lalu.

Hormon ini bekerja dengan membentuk hubungan yang menyenangkan antara ingatan dan objek yang memberi Anda kenikmatan seksual.

Pada umumnya, berhubungan seksual membuat tubuh melepaskan kadar serotonin yang membuat perasaan tenang dan rileks. Namun, jika otak mengasosiasikan perasaan ini dengan pengalaman menonton video porno, hal ini akan mengarahkan seseorang untuk kembali mengulanginya setiap hasrat seksualnya muncul ketimbang pengalaman seksual yang sebenarnya.

Kecanduan Pornografi dan Narkoba

Otak pengguna pornografi sering dibandingkan dengan pecandu narkoba atau pecandu alkohol. Sebuah studi di Universitas Cambridge tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE menemukan striatum ventral sebuah struktur otak yang berperan dalam pusat penghargaan otak, alias jalur kesenangannya 'menyala' saat seorang pecandu alkohol melihat foto minuman keras. Untuk pecandu pornografi, penelitian tersebut menemukan aktivitas otak yang serupa.

Perubahan otak ini serupa dengan yang terlihat pada pecandu kokain, yang mengembangkan kelainan pada area seperti nucleus accumbens dan striatum, di mana bagian otak ini bertanggung jawab untuk belajar, mengingat, senang, dan menghargai.

Berdasarkan penelitian mengemukakan dampak menonton film porno bisa menyebabkan perubahan otak perlu diteliti lebih jauh. Jika Anda mengalami hal tersebut, segeralah berkonsultasi ke dokter spesialis kejiwaan!

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar