Sukses

Gejala Kanker Prostat yang Harus Anda Waspadai

Penderita kanker prostat biasanya tidak memiliki tanda awal. Namun, ada gejala kanker prostat yang harus Anda waspadai. Simak informasi selengkapnya.

Prostat merupakan kelenjar kecil yang letaknya di perut bagian bawah, tepat di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra pria. Prostat diatur oleh hormon testosteron dan berfungsi menghasilkan air mani. Air mani atau semen merupakan zat mengandung sperma yang keluar dari uretra saat pria ejakulasi.

Ketika ada tumor, yakni pertumbuhan sel yang tidak normal dan ganas, kondisi itu bisa disebut sebagai kanker. Kanker yang tumbuh di prostat dapat menyebar ke area tubuh lainnya dan bisa mengancam jiwa.

Seseorang yang menderita kanker prostat biasanya tidak memiliki gejala awal. Oleh karena itu, pria harus rutin melakukan digital rectal exams (DRE) dan prostate specific androgen (PSA) untuk memeriksa kesehatan prostat.

Gejala kanker dapat ditandai membesarnya atau membengkaknya ukuran prostat dan mulai memengaruhi uretra. Selain itu, berikut adalah beberapa tanda kanker prostat lain yang harus Anda waspadai. 

1. Sulit Ereksi

Disfungsi ereksi adalah salah satu gejala kanker prostat. Disfungsi ereksi juga sering juga disebut dengan impotensi. Kondisi ini membuat Anda tidak bisa mendapatkan dan mempertahankan ereksi penis dalam waktu lama. 

2. Urine atau Air Mani Mengeluarkan Darah

Adanya darah di dalam air kencing atau air mani setelah ejakulasi juga bisa menjadi gejala kanker prostat.

Walaupun darah yang dikeluarkan hanya seperti bercak atau berwarna merah muda, namun tanda ini kerap kali diabaikan. Selain kanker prostat, infeksi saluran kemih juga bisa menjadi pemicu darah muncul di air kencing atau air mani. 

Artikel Lainnya: 9 Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Pria, Apa Saja?

1 dari 4 halaman

3. Sulit Menahan Buang Air

Bagian tungkai dan kaki dapat menjadi lemah atau mengalami mati rasa saat menderita kanker prostat.  

Namun umumnya, pasien akan mengalami kesulitan untuk menahan buang air kecil atau air besar karena kanker menekan bagian sumsum tulang belakang. Akibatnya, pasien kanker prostat akan mudah sekali mengompol karena tak bisa menahan rasa kebelet buang air.

4. Sulit Berkemih

Kendati sering merasa kebelet, tapi urine yang keluar saat berkemih jumlahnya bisa sangat sedikit. Tak jarang pasien kanker prostat harus menunggu beberapa saat hingga urine benar-benar keluar saat berkemih. 

Gejala bisa terjadi akibat tumor atau pembesaran kelenjar prostat di sekitar saluran kemih sehingga mengganggu proses buang air kecil.

Artikel Lainnya: Benarkah Tes Urine Bisa Bantu Diagnosis Kanker Prostat?

2 dari 4 halaman

5. Nyeri Area Punggung dan Pinggul

Penyebaran sel kanker ke area tubuh lain disebut sebagai metastasis. Kanker prostat yang bermetastasis seringkali menyebar ke tulang. Dampaknya, timbul nyeri di bagian pinggul, punggung (tulang belakang), dada (tulang rusuk), atau area lain sekitar tumor.

6. Nyeri Saat Berkemih

Keluhan ini dapat disebabkan karena tumor di prostat menekan saluran kemih. Tetapi, nyeri saat berkemih juga bisa menjadi gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Tak hanya itu, terasa nyeri saat buang air kecil dapat menjadi gejala lain hiperplasia prostat yang bukan keganasan (kanker).

7. Pancaran Urine Lemah

Karena prostat letaknya ada di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra, maka kondisi buang air kecil bisa terganggu kemunculan kanker. Tumor yang tumbuh di prostat dan menekan kandung kemih bisa menyebabkan pancaran urine Anda tidak lancar atau cenderung sekadar menetes.

8. Sering Buang Air Kecil (Terutama di Malam Hari)

Sensasi seperti anyang-anyangan atau sering ingin buang air kecil yang terjadi pada malam hari bisa menjadi pertanda kanker prostat. Segera lakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter bila Anda mengalami gejala ini.

Artikel Lainnya: Kenali Gejala Kanker Prostat Sebelum Terlambat

3 dari 4 halaman

9. Masalah Pencernaan

Kelenjar prostat berlokasi di bawah kandung kemih dan di depan rektum atau anus. Jika ada tumor yang mendesak area tersebut, maka bagian pencernaan juga dapat terganggu, salah satu dampaknya seperti sulit buang air besar.  

10. Penurunan Berat Badan

Sebanyak 40 persen penderita kanker tahap awal, termasuk kanker prostat, akan mengalami penurunan berat badan yang tidak diketahui pasti penyebabnya. Sel-sel kanker yang terus berkembang diduga menyebabkan metabolisme atau penyerapan nutrisi terganggu.

Hingga kini, penyebab pasti kanker prostat masih belum diketahui. Namun, faktor keturunan dan usia bisa meningkatkan risiko munculnya kanker prostat.

Anda bisa melakukan skrining kanker prostat pada usia 40-50 tahun. Skrining yang dilakukan adalah tes darah menggunakan antigen khusus prostat.

Dengan mengenali gejala-gejala di atas, Anda bisa segera berobat dan kanker prostat bisa dideteksi lebih cepat. Dokter pun dapat menangani kondisi Anda lebih cepat sebelum kanker menyebar ke bagian lain tubuh lain. 

Cari tahu informasi kanker lainnya dengan membaca artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar