Sukses

Mengajarkan Arti Perbedaan kepada Anak

Perbedaan merupakan hal yang lumrah. Bagaimana membuat anak mengenal dan menghargainya?

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki sikap toleran merupakan salah satu syarat agar anak dapat menjalin hubungan dan berteman dengan orang lain. Dalam hal ini, orang tua ditantang untuk membentuk anak menjadi seorang pribadi yang dapat menerima dan menghargai perbedaan. Bagaimana caranya?

  1. Mulai dari diri Anda sendiri dan berilah contoh

    Anak belajar dan meniru apa yang Anda lakukan, oleh sebab itu berikan contoh yang tepat. Jika ingin anak percaya dan mengikuti ajaran Anda, apa yang Anda katakan dan lakukan sehari-hari harus sejalan dan senantiasa mencerminkan sikap menghargai orang yang berbeda jenis kelamin, status sosial, suku, agama, ras, atau pendapat.

  2. Mulai dari keluarga Anda sendiri

    Di antara anggota keluarga, pasti ada perbedaan pendapat, gaya bicara, keinginan, kesukaan, bahkan keyakinan. Beri contoh dan perlihatkan kepada anak tentang cara menghargai segala macam perbedaan tersebut.

  3. Keluarlah dari zona nyaman Anda

    Manusia cenderung mencari komunitas yang homogen untuk bisa bergaul dan berinteraksi sosial dengan nyaman. Jika ingin anak mengerti, Anda juga perlu secara sadar melakukan upaya untuk mengenal dan menghargai perbedaan. Salah satunya dengan mencari kegiatan atau melakukan aktivitas di luar komunitas Anda. Dengan demikian, anak akan tahu bahwa Anda pun bersungguh-sungguh dalam menghargai perbedaan.

  4. Buat anak memiliki banyak teman dari latar belakang yang berbeda-beda

    Beri anak kesempatan untuk bermain dan belajar dengan anak lain dari berbagai usia, suku, agama, dan bahasa. Caranya, Anda dapat mendorong anak mengikuti perlombaan, kelas musik, atau aktivitas lain yang berkelompok. Anak yang sering terpapar dengan populasi yang beragam, perlahan-lahan akan dapat menghargai perbedaan dengan sendirinya.

  5. Selektif dalam materi belajar dan bermain anak

    Hati-hati dalam memilih buku, mainan, musik, kesenian, serta video untuk belajar dan bermain anak. Pastikan bahwa isi dari materi-materi tersebut tidak mengganggu pemahaman anak tentang perbedaan.

  6. Dengarkan dan jawab segala pertanyaan Anak tentang perbedaan secara jujur

    Tunjukkan pula rasa hormat Anda terhadap perbedaan tersebut. Gunakan bahasa sederhana yang mudah dimengerti anak. Anda juga perlu menghindari pendapat subjektif dan sikap fanatik yang dapat mengaburkan pemahaman anak tentang perbedaan.

  7. Bersikap konsisten dalam menerapkan sikap menghargai perbedaan

    Orang tua tidak boleh menoleransi sikap anak yang tidak menghargai perbedaan, akan tetapi jangan pula langsung memarahinya. Ajak anak bicara baik-baik, cari tahu alasannya dan dengarkan penjelasannya. Setelah itu, tunjukkan sikap Anda dan berikan sanksi yang relevan namun berkesan, sehingga anak terus ingat dan belajar untuk selalu menghargai perbedaan.

  8. Ajar anak tentang perasaan diterima, dihormati, dan dihargai

    Penting bagi anak untuk memahami bagaimana memperlakukan orang lain seperti ia ingin diperlakukan.

    Mengajarkan arti perbedaan pada anak memang gampang-gampang susah. Gampang karena anak sejatinya adalah pribadi dengan pemikiran yang terbuka. Susah karena sebagai orang tua, Anda harus menjadi contoh dan bersikap konsisten. Anak akan menyerap dan meniru setiap tutur kata, sikap, dan perilaku Anda.

Seperti ketika Anda mengajarkan anak cara menggosok gigi atau memakai sepatu, begitu pula cara mengajar anak tentang arti perbedaan. Anda perlu mengenalkan, memberi pemahaman, dan contoh berulang kali hingga anak mampu melakukannya secara mandiri. Selamat mencoba!

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar