Sukses

Penyebab Mulut Terasa Asam, Apakah Berbahaya?

Apakah mulut Anda sering terasa asam? Jika iya, waspadalah! Bisa jadi itu tanda penyakit! Mari simak berbagai penyebab mulut terasa asam di sini.

Rasa asam di mulut mungkin benar-benar menyebabkan sensasi tidak nyaman. Namun, Anda tidak perlu buru-buru menyalahkan makanan yang Anda konsumsi sebagai biang masalahnya.

Faktanya, mulut yang terasa asam juga bisa disebabkan oleh berbagai gangguan kesehatan. Di antaranya, mulut terasa asam bisa dipicu oleh masalah di rongga mulut hingga saluran pencernaan.

Beberapa macam masalah kesehatan tersebut bisa Anda lihat pada daftar berikut ini.

1. Dehidrasi

Pada beberapa kasus, rasa asam di mulut bisa muncul ketika Anda tidak mengonsumsi asupan cairan yang cukup. Kurang minum menyebabkan rongga mulut kering.

Hal itu dapat memengaruhi kerja taste buds (papil pengecap) yang ada di permukaan lidah. Karena itu, jangan lupa mengonsumsi cairan kira-kira 8 gelas per hari.

Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter untuk memperoleh informasi seputar jumlah cairan yang cukup untuk Anda.

Artikel Lainnya: Cara Mengobati Luka di Mulut Bagian Dalam

1 dari 4 halaman

2. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

GERD merupakan gangguan kesehatan di mana terjadi aliran balik makanan/cairan dari lambung menuju ujung belakang mulut. Hal ini disebabkan iritasi pada otot yang menjadi ‘pintu’ pembuka dan penutup antara kerongkongan dan lambung

Akibatnya, makanan serta asam lambung dapat kembali naik ke kerongkongan. Ketika hal ini terjadi maka mulut akan sering terasa asam. Keluhan GERD dapat bertambah bila penderitanya sedang berbaring.

3. Obat-obatan

Mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu dapat menyebabkan munculnya rasa asam di mulut. Beberapa jenis golongan obat yang bisa menyebabkan kondisi tersebut misalnya obat antibiotik, antihistamin (obat alergi), dan obat untuk jantung. Mulut terasa asam juga bisa terjadi akibat efek samping kemoterapi.

4. Defisiensi Nutrisi

Beberapa bentuk defisiensi nutrisi dapat menyebabkan perubahan papil pengecap lidah dalam mengecap suatu rasa. Jenis kekurangan nutrisi yang paling sering menyebabkan perubahan rasa di mulut adalah defisiensi zinc.

Terkadang, kelainan rasa di mulut yang menjadi keluhan dari kekurangan zinc bisa diungkapkan dengan berbagai istilah. Ada yang menyebutkan bahwa mulut terasa asam, lidah terasa pahit, atau lidah terasa ‘aneh’.

Kekurangan zinc bisa terjadi akibat kurangnya konsumsi makanan mengandung mineral ini, konsumsi alkohol, kemoterapi, efek beberapa penyakit, hingga efek samping pengobatan tertentu.

2 dari 4 halaman

5. Kebersihan Mulut Kurang Terjaga

Kebersihan mulut yang kurang terjaga dapat menyebabkan munculnya sensasi asam. Ketika Anda tidak rutin menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur, makanan dapat tersangkut di gigi dalam waktu lama.

Sisa makanan akan membusuk karena bakteri di dalam mulut. Terlebih, kondisi mulut cenderung kering ketika tidur sehingga semakin meningkatkan keasaman mulut.

Akibatnya, muncul keluhan mulut terasa asam. Umumnya kondisi itu disertai keluhan lain yaitu bau mulut tidak sedap. Rutinitas untuk menjaga kebersihan mulut perlu dijaga untuk menghindari hal ini.

Artikel Lainnya: Sakit di Rongga Mulut, Sariawan atau Kanker? Kenali Gejalanya

6. Obesitas

Untuk orang-orang yang sudah pernah mengalami keluhan GERD, kondisi obesitas dapat memperparah keluhan mulut terasa asam.

Sebab, kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan pada area lambung. Kondisi serupa juga bisa terjadi saat kehamilan.

7. Infeksi

Infeksi saluran napas atas, seperti pilek atau infeksi sinus, dapat mengganggu indera penciuman. Gangguan indera penciuman dapat memengaruhi kerja papil pengecap di lidah.

Salah satunya menyebabkan perubahan proses perasa di lidah sehingga memunculkan rasa asam di mulut.

3 dari 4 halaman

8. Sindrom Mulut Kering (Xerostomia)

Sindrom mulut kering merupakan suatu gejala yang dapat disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan. Salah satunya adalah masalah pada kelenjar air liur.

Kondisi sindrom mulut kering dapat mempengaruhi kerja papil pengecap di lidah. Hal ini menyebabkan perubahan persepsi rasa, salah satunya muncul rasa asam di mulut. Kondisi sindrom mulut kering mudah ditemukan pada orang berusia lanjut.

9. Masalah saraf

Saat terdapat gangguan kesehatan saraf, seperti epilepsi, multiple sclerosis, Bell’s palsy, tumor otak, serta demensia, dapat muncul risiko gangguan pengecapan di lidah.

Kondisi seperti kecelakaan yang melibatkan lidah dan leher juga bisa menyebabkan kerusakan saraf yang mengatur proses pengecapan.

Salah satu komplikasi yang terjadi adalah perubahan pengecapan di lidah, termasuk munculnya rasa asam di mulut.

Artikel Lainnya: Fakta Seputar Bau Mulut yang Perlu Anda Tahu

10. Merokok

Terlalu sering merokok menyebabkan jaringan dalam mulut terpapar beragam zat berbahaya. Merokok dikaitkan dengan penumpulan sensasi pengecapan di lidah.

Kebiasaan tidak sehat ini erat kaitannya dengan rasa asam (maupun rasa kurang sedap lain) yang tertinggal di mulut. Semua bentuk tembakau disebut bisa menimbulkan efek samping yang serupa.

Demikianlah 10 macam penyebab umum mulut terasa asam. Kira-kira kondisi mana yang cocok dengan yang Anda alami? Bila kesulitan menentukannya, konsultasikan masalah Anda kepada dokter.

Cari tahu informasi kesehatan lainnya dengan membaca artikel di aplikasi KlikDokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar