Sukses

Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Minuman Isotonik?

Untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang, bolehkah ibu hamil konsumsi minuman isotonik?

Klikdokter.com, Jakarta Mengonsumsi minuman isotonik adalah cara cepat untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, agar tidak dehidrasi. Lantas, bagaimana jika minuman ini dikonsumsi ibu hamil?

Perlu diketahui, minuman isotonik merupakan jenis minuman yang memiliki konsentrasi atau kepekatan yang sama dengan cairan tubuh manusia. Minuman jenis ini sengaja diproduksi secara massal, karena dianggap dapat menggantikan cairan, elektrolit, mineral, serta karbohidrat dalam tubuh secara cepat.

Minuman isotonik terbagi menjadi 2 kategori, yaitu alami dan buatan. Contoh minuman isotonik alami adalah air kelapa, sedangkan yang buatan adalah minuman olahraga seperti yang banyak dijual di supermarket.

Idealnya, minuman isotonik hanya dikonsumsi pada saat tubuh mengalami dehidrasi atau ketika cairan yang keluar lebih banyak daripada yang masuk. Kondisi ini umumnya terjadi saat tubuh beraktivitas lebih berat dari biasanya, seperti saat berolahraga atau ketika diare menyerang.

Jadi, bolehkah ibu hamil mengonsumsi minuman isotonik? Tentu boleh, asal dikonsumsi dalam frekuensi dan jumlah yang wajar.

Dalam konsumsinya, alangkah baiknya jika ibu hamil lebih memprioritaskan minuman isotonik alami daripada yang buatan. Ini karena minuman isotonik buatan mengandung bahan pengawet dan pemanis, yang kurang baik untuk kesehatan ibu hamil.

Beberapa pilihan minuman isotonik alami yang dapat dijadikan pilihan untuk dikonsumsi ibu hamil, misalnya kelapa muda, teh herbal (kamomil atau min), buah yang bisa di jus, seperti jeruk, lemon, apel atau pisang.

Kini Anda sudah tahu bahwa mengonsumsi minuman isotonik merupakan tindakan yang aman dilakukan oleh ibu hamil. Meski begitu, minuman ini tetap harus dikonsumsi dalam jumlah dan frekuensi yang wajar. Yang terpenting, ibu hamil harus tetap memperhatikan kebutuhan gizi utama secara keseluruhan.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar