Sukses

4 Fakta tentang Obat Kumur atau Mouthwash

Apakah obat kumur atau mouthwash bisa menggantikan aktivitas menyikat gigi? Cek faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Membersihkan mulut menggunakan obat kumur atau mouthwash dapat memberikan rasa segar. Tak heran bila banyak orang melakukan hal itu secara rutin, terlebih saat bau mulut datang. Tak sedikit pula orang yang menganggap bahwa obat kumur dapat menggantikan kegiatan menyikat gigi. Namun, benarkah hal itu, atau sebatas mitos?

Yuk, cari tahu kebenarannya dan fakta lain seputar obat kumur di bawah ini.

  1. Obat kumur tidak berbahaya

    Meski ada penelitian yang menunjukan hubungan antara obat kumur yang mengandung alkohol dengan kanker mulut, banyak ahli mengatakan bahwa penemuan itu tidak memiliki cukup bukti yang kuat. Obat kumur tidak dimaksudkan untuk dicerna. Obat kumur bisa menyebabkan masalah jika tertelan. Penggunaan obat kumur juga tidak dianjurkan untuk anak kecil.

    Di samping itu, banyak obat kumur memiliki kandungan tinggi alkohol, sehingga menyebabkan mulut kering. Mulut yang kering justru menjadi penyebab bau mulut.

  2. Mampu menghilangkan bau mulut

    Obat kumur memang bisa mengurangi bau tak sedap di mulut, tetapi hal ini bukan untuk membasmi bau mulut secara permanen.

    Bau bawang putih yang terkadang muncul usai makan siang sebenarnya berasal dari paru-paru. Penggunaan obat kumur tidak akan membantu menghilangkan aroma tersebut.

  3. Obat kumur tidak dapat menggantikan aktivitas menyikat gigi

    Meski obat kumur atau mouthwash bisa mengurangi tingkat bakteri di mulut, Anda tetap harus menyikat gigi. Sikat gigi jauh lebih efektif dalam menghilangkan plak dan kotoran daripada obat kumur.

    Penelitian menunjukan bahwa menambahkan obat kumur ke rutinitas harian perawatan mulut dapat memperbaiki kebersihan mulut, dan mencegah peradangan gusi. Obat kumur hanya digunakan sebagai tambahan, bukan pengganti aktivitas menyikat gigi.

    Dalam situasi tertentu, penggunaan obat kumur lebih baik ketimbang menyikat gigi. Namun hal ini tentu bersifat sementara, karena Anda harus kembali ke perawatan mulut seperti biasa.

  4. Berkumur minimal 30 detik

    Penggunaan obat kumur yang paling efektif adalah selama 30 detik. Anda tidak akan mendapatkan manfaat obat kumur secara efektif bila hanya mendiamkannya di dalam mulut beberapa detik, kemudian membuangnya. Untuk memperoleh hasil terbaik, obat kumur dapat digunakan sesuai anjuran pada kemasan.

Pada akhirnya, penggunaan obat kumur atau mouthwash tidak dapat menggantikan kegiatan menyikat gigi Anda. Sejumlah ahli juga menyarankan, obat kumur tidak wajib digunakan setiap hari.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar