Sukses

Kenali Tanda-tanda Orang Depresi dari Media Sosialnya

Studi menunjukkan, Anda dapat mengenali kecenderungan depresi seseorang melalui media sosialnya.

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa dekade terakhir, media sosial menjadi sangat populer dan bahkan sudah menjadi gaya hidup. Beberapa yang cukup sering digunakan adalah Instagram, Facebook, Path, dan Snapchat. Namun, benarkah gangguan depresi seseorang dapat diketahui hanya dari media sosial?

Melalui media sosial, Anda dapat berbagi kegiatan sehari-hari, hobi, dan momen-momen kehidupan. Mungkin beberapa bertujuan hanya untuk membagi cerita dan bersenang-senang.

Akan tetapi, studi menunjukkan bahwa di balik postingan seseorang, ada sesuatu yang lebih mendalam yang dapat tersirat: gangguan depresi.

Beberapa studi telah dilakukan untuk mendeteksi tanda-tanda depresi melalui media sosial. Peneliti dari Universitas Harvard dan Universitas Vermont, Amerika Serikat, mencari tahu melalui foto-foto di Instagram. Hasilnya, dari 166 partisipan, sebanyak 71 di antaranya diketahui memiliki depresi.

Penelitian ini melihat ciri-ciri foto dan data lainnya yang berhubungan dengan Instagram, seperti:

  • Berapa banyak orang yang ada dalam suatu foto. Depresi berhubungan dengan isolasi sosial.
  • Terangnya pencahayaan suatu foto atau warna yang digunakan sebagai filter. Depresi dikaitkan dengan warna yang gelap serta tidak menunjukkan banyak warna pada suatu foto. Hal ini mengindikasikan mood yang negatif.
  • Postingan per hari. Untuk melihat aktivitas pengguna.
  • Jumlah komentar dan ‘like’ setiap postingan. Untuk melihat interaksinya dengan lingkungan atau komunitas.

Foto-foto yang di-posting oleh penderita depresi cenderung lebih gelap, keabuan, atau kebiruan dibandingkan dengan orang yang tidak depresi. Selain itu, postingan pada penderita depresi menerima lebih banyak komentar tetapi lebih sedikit ‘like’. Penderita depresi juga didapatkan cenderung melakukan posting gambar wajah, tetapi hanya ada sedikit orang di dalamnya.

Jadi, media sosial sebenarnya dapat mengungkapkan hal yang tersirat, seperti kecenderungan depresi. Sebaiknya Anda tak menganggap remeh gangguan mental ini karena sangat berkaitan dengan risiko bunuh diri. Bila Anda mengenal seseorang dengan ciri-ciri di atas, Anda bisa mencoba membantunya agar hal-hal yang buruk dapat diminimalkan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar