Sukses

Badai Irma Mengancam Kesehatan Masyarakat

Badai Irma mengakibatkan fasilitas serta pelayanan kesehatan tidak berjalan maksimal. Akibatnya, bencana ini mengancam kesehatan masyarakat.

Klikdokter.com, Jakarta Badai Irma atau Hurricane Irma yang menerjang Kepulauan Karibia meluluhlantakkan berbagai fasilitas di wilayah tersebut. Bencana alam itu juga menewaskan setidaknya 10 orang, serta mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal. Yang menjadi perhatian lainnya dari terjadinya Badai Irma adalah, ancaman bagi kesehatan masyarakat, di wilayah yang terdampak bencana.

Badai Irma merupakan salah satu badai Atlantik terdahsyat yang menerjang Amerika. Badai yang diklasifikasikan sebagai badai kategori 5 ini mempunyai kecepatan 295 kilometer per jam.

Menurut Bill Gentry, seorang profesor di Fakultas Kesehatan Masyarakat, University of Carolina, isu mengenai kesehatan masyarakat selalu menjadi perhatian yang utama saat awal bencana. Diungkapkannya, cara terbaik yang bisa dilakukan ketika melihat banyaknya korban bencana adalah dengan melakukan perawatan di rumah.

Hal ini terpaksa dilakukan ketika banyak fasilitas kesehatan rusak, ditambah dengan jauhnya jarak menuju ke rumah sakit. Bahkan, seorang ahli bedah anak di Texas, menggambarkan pekerjaan pasca bencananya seperti ‘operasi militer’.

Respon cepat bagaikan operasi militer memang sangat efektif untuk menanggulangi dampak kerusakan yang disebabkan oleh bencana.

Akibat badai ini, ada banyak anak-anak yang menderita luka ringan. Selain itu terdapat pula anak-anak korban bencana yang membutuhkan perawatan khusus akibat serangan beragam penyakit seperti asma, demam atau penyakit serius lainnya.

Psikiater Sophia Banu dan Aya Aoshima-Kilroy yang turut membantu tim dokter dan perawat saat bencana, mengeluhkan terbatasnya fasilitas kesehatan. Hal inilah yang menurutnya membuat nyawa pasien berada dalam bahaya.

“Hal yang paling memprihatinkan adalah dokter dan rumah sakit sudah kehilangan obat mereka,” kata Aoshima-Kilroy seperti dikutip dari theatlantic.com.

Sementara itu, selain kebutuhan farmakologis korban bencana, juga diperlukan tim kesehatan mental yang bertugas untuk mengatasi trauma yang dialami korban bencana.

“Beberapa orang cemas dan hanya perlu seseorang untuk diajak bicara. Yang saya lakukan hanyalah meminta sukarelawan untuk pergi ke berbagai wilayah dan mencari orang-orang yang tampak tertekan, linglung, atau menangis. Relawan juga bekerja mengajari orang-orang untuk menghilangkan stres dan latihan pernapasan,” ujarnya.

Berkaca dari bencana alam seperti Badai Irma, setiap bencana alam yang terjadi, memang selalu dibarengi dengan ancaman pada kesehatan masyarakat. Bahkan ketika bencana itu telah berakhir. Karena itu, Anda harus selalu waspada, dan mencari pertolongan pertama apabila terjadinya suatu bencana.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar