Sukses

Ajarkan Sikap Toleransi pada Anak dengan Cara Ini

Ajarkan sikap toleransi pada anak sejak dini, agar persatuan dan kesatuan Bangsa ini lebih kokoh lagi.

Klikdokter.com, Jakarta Hidup di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama, seperti di Indonesia, tidaklah mudah. Ini karena setiap individu dituntut untuk memiliki sikap toleransi, agar keamanan dan ketenteraman terus terjaga.

Tidak dimungkiri, sikap toleransi merupakan salah satu pilar persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Untuk memupuk sikap ini, sederet upaya perlu dilakukan sejak anak berusia dini.

Agar anak tumbuh menjadi individu yang memiliki sikap toleransi, Anda bisa melakukan beberapa cara di bawah ini:

  1. Tanamkan sikap tenggang rasa dan saling mengasihi

    Salah satu fondasi dasar untuk memupuk sikap toleransi pada anak adalah rasa kasih sayang terhadap sesama. Ajari anak Anda untuk mengasihi orang-orang di sekitarnya, tanpa peduli dari mana mereka berasal. Anda dapat mengasah sikap ini dengan meminta anak untuk menerapkannya pada lingkungan terkecilnya, yaitu keluarga.

  2. Ajarkan sejarah kemerdekaan Indonesia

    Sejarah kemerdekaan Bangsa Indonesia kaya akan cerita tentang perjuangan tanpa pamrih. Perjuangan ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia diprakarsai oleh mereka yang memiliki latar belakang berbeda-beda.

  3. Berikan pengetahuan tentang Indonesia

    Indonesia sangat kaya akan suku dan adat istiadat. Ajarkan kepada anak tentang beragam suku dan adat yang ada di Indonesia, tanpa harus menjelek-jelekannya. Sampaikan pula, bahwa perbedaan suku dan adat tersebut membuat Indonesia menjadi negara yang kokoh dan kaya.

  4. Jangan batasi pergaulan anak

    Anda memang harus tahu (dan mengontrol) dengan siapa anak bergaul dan bermain. Tapi jangan lantas membatasi ruang geraknya, dengan hanya membiarkan anak bergaul dalam kelompok tertentu saja.

    Berikan anak Anda kesempatan untuk mengenal teman-teman dari latar belakang budaya dan ekonomi yang berbeda. Ajarkanlah cara untuk menghormati dan menghargai setiap perbedaan yang ia temukan ketika bergaul.

  5. Ajari anak untuk berbagi

    Tanamkan sikap tolong-menolong pada anak, dan beritahukan bahwa sikap ini adalah tindakan mulia yang perlu dilakukan setiap saat, pada siapa saja.

Tidak ada yang perlu ditakuti, yang ada adalah dipahami. Ungkapan ini memiliki makna bahwa rasa takut dan asing terhadap golongan tertentu disebabkan oleh rendahnya pengenalan dan pemahaman terhadap golongan tersebut.

Dengan menanamkan sikap toleransi sejak dini, niscaya anak Anda akan tumbuh menjadi individu yang berempati, penuh rasa tanggung jawab, dan dapat membangun Bangsa ini menjadi lebih baik. Mari, bersama memupuk persatuan dan kesatuan di Indonesia!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar