Sukses

Murah Tapi Tak Murahan, Obat Generik Tampil Kian Cantik

Tak hanya harganya yang terjangkau, obat generik kini tampil dengan kemasan yang semakin cantik.

Klikdokter.com, Jakarta Obat generik dikenal sebagai jenis obat yang memiliki harga yang terjangkau alias lebih murah. Meskipun demikian, kandungan dan kemampuan obat generik dalam menyembuhkan penyakit, tidak kalah dengan jenis obat lain. Singkatnya, obat murah tapi tidak murahan.

Pembahasan itu masuk dalam materi Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia 2017 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD. Acara itu dihadiri oleh sekitar 1.500 apoteker dari seluruh kota di Indonesia.

Obat generik tampil cantik

Obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya, sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. Saat ini ada 2 jenis obat generik yang dikenal, yaitu obat generik bermerek dagang dan obat generik berlogo, yang dipasarkan dengan merek kandungan zat aktifnya.

Selama ini banyak persepsi salah tentang obat generik yang beredar. Untuk membuktikan kualitas dari obat generik, salah satu produsen yang fokus memproduksi obat generik yaitu Hexpharm Jaya, kini menunjang obat generik dengan kemasan yang lebih cantik.

Jika biasanya obat generik dicirikan dengan warna kemasan yang putih atau abu-abu, kini Anda akan menemukan sesuatu yang berbeda.

Pasalnya, produsen mulai melirik dan mengembangkan kemasan obat generik bermerek yang dipasarkan.

“Sebelumnya obat kami berwarna putih, tapi kini obat generik dikemas dengan bungkus warna biru. Tidak ada alasan khusus, biru terasa lebih nyaman saja,” kata Direktur Utama PT Hexpharm Jaya, Mulia Lie di lokasi yang sama, Kamis (7/9/2017).

Mempertahankan kualitas

Kendati mengubah tampilan, obat generik ini disebut memiliki kualitas yang tidak berubah. Untuk itu, setiap perusahaan yang memproduksi obat generik harus memiliki sistem manajemen kualitas yang konsisten. Sebuah obat yang diproduksi haruslah memenuhi syarat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh seorang ahli di industri farmasi, Sumarno. Ia menyebutkan bahwa dalam memproduksi obat, kualitas harus berada di atas hal lainnya. Seluruh aspek dalam produksi harus betul-betul memenuhi syarat bebas kontaminasi, termasuk wadah untuk menempatkan obat tersebut.

Menurutnya produk yang berkualitas adalah produk yang sesuai saat digunakan oleh orang yang membutuhkan. Produk tersebut juga harus mampu menarik dan membuat masyarakat percaya untuk menggunakannya.

Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) pun menyambut baik inovasi dari kemasan obat generik tersebut. Ketua umum IAI, Drs. Nurul Falah Eddy Pariang menyebut hal tersebut sebagai satu langkah yang baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kebutuhan masyarakat akan obat generik semakin meningkat. Untuk itu produsen obat generik dituntut untuk memperhatikan mutu dan kualitasnya agar semakin dipercaya oleh masyarakat,” ujar Nurul Falah.

Dengan penampilan baru obat generik yang semakin menyesuaikan zaman dan selera konsumen, serta kualitas yang konsisten, seharusnya tak ada lagi yang memandang obat generik dengan sebelah mata.

[RVS]

3 Komentar