Sukses

Mengapa Pria Enggan Mengakui Memiliki Masalah Kesehatan Mental?

Tahukah Anda bahwa pria cenderung tidak mengakui bahwa dirinya memiliki masalah kesehatan mental?

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang harus mengenali dan mengelola secara aktif kesehatan mentalnya. Hal ini harus dilakukan, karena masalah kesehatan mental memerlukan pemulihan yang cukup sulit, terlebih lagi pada seorang pria.

Seperti dikutip dari psychologytoday.com, berikut ini adalah beberapa kendala yang dihadapi pria untuk menerima masalah mental yang dideritanya:

  1. Hegemoni maskulinitas

    Keinginan untuk mendominasi adalah masalah mental yang banyak dihadapi pria. Ini karena sebagian besar pria merasa dirinya tangguh, berani dan kebal terhadap rasa sakit. Para pria yang memiliki gagasan maskulinitas kaku seperti ini selalu bekerja dalam pembatasan gender.

  2. Menghindari bantuan

    Tantangan utama dari kesehatan mental yang dihadapi pria adalah menghindar untuk mencari bantuan. Ini karena mencari bantuan dapat mendorong pengakuan akan masalah kesehatan mental yang dimilikinya.

    Hal itu karena sifat maskulin yang tinggi. Akan tetapi, sifat ini biasanya dapat ditaklukan dengan hadirnya seorang wanita, yang mampu bertindak sebagai mediator kesehatan dalam mengelola kesehatan mental dan fisik.

  3. Terlalu emosional

    Dalam mengenali dan merespons kesehatan mental, banyak pria yang cenderung emosi. Ini karena sebagian pria berpikir bahwa ‘perasaan yang menyakitkan’ harus disalurkan melalui kemarahan.

  4. Penyalahgunaan zat-zat tertentu

    Penyalahgunaan zat-zat tertentu bisa menjadi cara untuk menghilangkan rasa sakit yang diderita seorang pria. Karena dengan cara ini, mereka beranggapan bahwa dirinya menemukan sumber dukungan sosial dan menemukan ruang dimana semua yang memicu emosi dapat diatasi.

  5. Berperilaku tidak sehat

    Menjaga kesehatan memang tampak sepele, seperti penggunaan sabuk pengaman. Karena itu, banyak pria menganggap sesuatu yang tidak sehat sebagai sebuah kewajaran yang tak mungkin dihindari.

Apakah Anda merasa berperilaku seperti di atas? Atau ada orang terdekat Anda yang berperilaku demikian? Jika ya, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter atau psikiater. Dengan demikian, masalah kesehatan mental yang dihadapi dapat segera ditangani.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar