Sukses

Mana Lebih Sehat, Susu Sapi atau Susu Kambing?

Susu kambing dan susu sapi sama-sama menyimpan manfaat untuk tubuh. Cek faktanya di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Popularitas susu sapi di Indonesia memang jauh lebih besar ketimbang susu kambing. Namun, manfaat dari susu kambing ternyata tidak jauh berbeda dengan susu sapi. Lantas, mana yang lebih sehat, susu kambing atau susu sapi?
Berikut ini perbandingan nutrisi yang terkandung di dalam kedua jenis susu ini.

  1. Komposisi lemak

    Gumpalan lemak yang ditemukan pada susu kambing biasanya lebih kecil daripada yang ditemukan pada susu hewan lainnya. Tentunya hal ini membuat susu kambing lebih mudah untuk dicerna usus. Selain itu, jumlah trigliserida rantai menengah yang berfungsi mengobati gangguan penyerapan makanan pada susu kambing lebih tinggi ketimbang susu sapi.

    Trigliserida rantai menengah adalah jenis lemak yang mudah dicerna, diserap dan digunakan di dalam tubuh. Kadar asam lemak omega 3 dan 6 juga lebih tinggi ditemukan pada susu kambing daripada susu sapi.

  2. Kandungan vitamin dan mineral

    Susu sapi maupun susu kambing mempunyai kandungan yang kaya akan vitamin dan mineral. Akan tetapi, kandungan vitamin A dan D, kalsium serta selenium yang berperan penting dalam metabolisme tubuh lebih tinggi pada susu kambing.

    Sedangkan, vitamin B12 dan asam folat ditemukan dalam jumlah yang lebih banyak pada susu sapi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penyerapan beberapa mineral untuk susu kambing lebih tinggi dibanding susu sapi.

  3. Laktosa

    Gula dalam susu disebut laktosa. Seseorang yang tubuhnya tidak mampu menerima laktosa, cenderung untuk menghindarinya. Susu kambing mengandung lebih sedikit laktosa daripada susu sapi. Bagi Anda yang memiliki sensitivitas terhadap laktosa, susu kambing adalah pilihan yang baik.

    Sejumlah peneliti juga mendapati struktur susu kambing lebih mendekati struktur ASI, karena kandungan laktosanya lebih rendah dibandingkan susu sapi. Oleh sebab itu, susu kambing aman bagi pencernaan Anda yang menghindari laktosa sekalipun.

  4. Alergi

    Ada beberapa orang yang alergi terhadap susu sapi, terutama anak-anak. Alergi susu adalah bentuk reaksi tubuh terhadap kandungan protein di dalam susu. Kandungan protein yang paling umum ditemukan pada susu hewani adalah alpha S1 casein.

    Dalam susu kambing, kandungan protein kaseinnya lebih sedikit dibandingkan susu sapi. Itu sebabnya susu kambing lebih aman dijadikan alternatif bagi orang-orang yang alergi susu sapi.
    Efek samping dari alergi susu sapi sendiri antara lain muntah, diare, hingga ruam kulit. Efek yang serius yang harus Anda perhatikan adalah, alergi susu sapi bisa mengakibatkan syok anafilatik yang dapat mengancam nyawa.

Nah, pilihan untuk mengonsumsi susu sapi atau susu kambing akan tergantung pada selera dan kebutuhan Anda. Pada dasarnya, keduanya sama-sama bermanfaat bagi kesehatan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar