Sukses

Mungkinkah Diet dengan Air Putih?

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari air putih. Namun benarkah air putih juga ampuh untuk diet?

Klikdokter.com, Jakarta Ada lagi satu manfaat air putih bagi tubuh, yakni sebagai penurun berat badan. Menurut Food and Nutrition Board for the Institute of Medicine, agar tetap sehat dan langsing, wanita harus meminum 11 gelas sedangkan pria 15 gelas dalam sehari.

Senada dengan hal itu, Brenda Davy, seorang profesor di Virgina Tech, percaya bahwa minum air putih sebelum makan berkontribusi pada penurunan berat badan yang signifikan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Davy dan kelompoknya, orang paruh baya yang minum 2 cangkir air putih sebelum makan, mampu menghilangkan berat badan sebanyak 4 pon (hampir setara dengan 2 kilogram) dari tubuhnya daripada mereka yang tidak minum air putih.

Sementara itu, para peneliti dari Jerman meninjau sebelas penelitian yang menganalisis hubungan antara konsumsi air dan berat badan. Tinjauan ini dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition.

Dari sebelas penelitian yang dievaluasi, tiga di antaranya menunjukkan bahwa peningkatan asupan air berkaitan dengan penurunan berat badan.

Pada umumnya, air putih mengandung magnesium, kalsium, sulfat, kalium, silika, dan sodium. Semua mineral itu berperan dalam mengatur denyut jantung dan kontraksi otot, menjaga tulang tetap kuat, mendetoksifikasi hati, serta membantu pencernaan.

Meski air putih dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan, bukan berarti Anda bisa minum sebanyak-banyak agar cepat kurus. Konsumsi cairan yang berlebih juga bisa berbahaya bagi tubuh.

Terlalu banyak minum air menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit yang berakibat pada berkurangnya sodium di tubuh. Sementara itu, beberapa kondisi medis seperti penyakit hati dan ginjal membutuhkan asupan cairan yang terbatas.

Terlepas dari fungsi air putih untuk diet, meminum segelas air saat bangun di pagi hari dan minum setiap 2 jam sekali adalah cara agar tubuh tetap terhidrasi. Namun ingat, asupan air harian tetap dipengaruhi oleh usia, berat badan, tingkat aktivitas, dan faktor lingkungan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar