Sukses

4 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Sakit

Ketika sakit, Anda tak boleh asal dalam pengobatan. Tapi berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan saat sakit.

Klikdokter.com, Jakarta Sakit yang tiba-tiba menyerang di tengah aktivtas memang menyebalkan. Tak jarang Anda akan mencari pertolongan pertama untuk meredakan rasa sakit. Tapi, sadarkah Anda terhadap kesalahan yang sering dilakukan saat sakit demi meredakan gangguan kesehatan yang Anda alami?

Coba ingat-ingat lagi, apakah Anda sudah melakukannya dengan benar.

  1. Inhaler untuk penderita asma

    Bagi penderita asma, inhaler adalah ‘senjata’ wajib yang harus selalu dibawa. Benda ini biasa digunakan untuk meredakan serangan asma.

    Tapi, teknik penggunaan inhaler yang salah membuat hasilnya tak maksimal. Serangan asma yang mendadak kerap membuat penderita terburu-buru menghirup inhaler. Akibatnya, paru-paru hanya menerima tak lebih dari 7 persen obat yang disemprotkan.

    Untuk mendapatkan pengobatan yang maksimal, pastikan bahwa inhaler yang Anda gunakan higienis. Lalu kocok inhaler terlebih dahulu. Pegang inhaler dengan benar, yaitu tegak lurus dengan jari telunjuk di atas tabung.

    Kemudian bernapaslah dengan teknik yang benar, selama menggunakan inhaler. Jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lama. Tahan napas Anda selama 10 detik setelah menghirup obat dari inhaler. Biarkan obat meresap ke dalam paru-paru Anda.

    Agar lebih mudah, gunakan inhaler dengan posisi duduk atau berdiri tegak. Menggunakan inhaler dalam posisi berbaring akan menyulitkan Anda.

  2. Obat tetes mata

    Obat yang satu ini sering menjadi andalan saat Anda merasakan ada yang salah pada mata. Nyatanya, cara penggunaan yang kurang tepat dapat menimbulkan bahaya. Bukannya menyembuhkan masalah mata yang Anda alami, mungkin malah memperburuk.

    Kesalahan umum dalam pemakaian obat mata adalah meneteskannya di sudut dalam mata Anda. Kebiasaan itu berbahaya sebab ujung dalam mata berhubungan langsung dengan hidung dan mulut Anda. Obat tetes mata yang mengendap di area tersebut bisa memicu timbulnya penyakit lain yang berhubungan dengan hidung dan tenggorokan.

    Untuk itu, teteskan obat mata di tengah bola mata. Setelah itu, pejamkan mata selama 30 detik.

    Anda juga harus memberikan jeda pada setiap tetesan obat. Menurut Stephanie Marioneaux, MD, seorang dokter mata di Chesapeake, Virginia, kesalahan paling umum dalam penggunaan obat mata adalah meneteskannya terlalu cepat.

    Menurut Stephanie – seperti dikutip dari everydayhealth - mata hanya memiliki kemampuan untuk menerima satu tetes obat mata sebelum menyerap. Terlalu cepat meneteskan, dapat membuat cairan obat mata mengalir ke wajah dan terbuang sia-sia.

  3. Sedikit-sedikit minum obat

    Tak jarang, untuk meredakan nyeri saat penyakit datang, Anda memilih untuk terus mengonsumsi obat. Bukannya menyembuhkan penyakit, kebiasaan ini justru membahayakan kesehatan.

    Biasanya, saat sakit Anda akan terpacu untuk terus menenggak pil penghilang rasa sakit. Hal ini bisa menyebabkan overdosis.

    Kebiasaan buruk lainnya adalah mengonsumsi obat saat perut kosong. Perlu Anda waspadai bahwa meminum obat saat perut kosong bisa memicu penyakit lain. Biasanya, sakit perut setelah meminum obat adalah reaksi akibat minum obat saat perut kosong.

  4. Salah menggunakan nasal spray

    Kesalahan dalam penggunaan nasal spray adalah Anda tidak membersihkan hidung terlebih dahulu. Akibatnya, cairan hidung alias ingus yang telah menumpuk akan membuat obat tidak dapat bekerja secara efektif.

    Sebelum memakai nasal spray hembuskan hidung Anda. Meski akan terasa sesak, namun ini berguna untuk membuat hidung lebih siap menerima semprotan obat. Setelah itu, tutuplah satu lubang hidung Anda dan hirup nasal spray melalui lubang hidung lain yang terbuka. Ambil waktu jeda. Kemudian ulangi pada sisi satunya.

Nyatanya, saat sakit banyak orang – mungkin termasuk Anda – sering mengabaikan hal-hal kecil di atas. Akibatnya, Anda juga melakukan kesalahan yang sering dilakukan saat sakit. Nah, mulai sekarang hindari kesalahan-kesalahan tersebut.

[NP/ RVS]

3 Komentar