Sukses

Ini Akibatnya Jika Anda Sering Konsumsi Makanan Berpengawet

Tahukah Anda bahwa sering mengonsumsi makanan berpengawet bisa menyebabkan sederet dampak buruk bagi kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Setiap produsen makanan tentu tidak ingin usahanya rugi, karena makanan yang dibuatnya cepat basi. Atas alasan itu, diciptakanlah makanan berpengawet.

Sebenarnya, tujuan utama penambahan bahan pengawet pada makanan adalah untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun memberikan izin pada produsen makanan untuk menambahkan bahan pengawet tertentu dengan dosis yang disesuaikan.

Tapi sayangnya, kebijakan yang diberikan BPOM seakan tidak diindahkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya, bahan pengawet yang tadinya mencegah pertumbuhan bakteri malah memberikan sederet dampak buruk bagi orang yang mengonsumsi makanan tersebut.

Berikut beberapa dampak buruk yang dimaksud:

  1. Perubahan perilaku

    Makanan berpengawet yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan perubahan perilaku, terutama pada anak. Menurut Archives of Disease in Children, dalam penelitian double blind tahun 2003 terhadap 1.873 anak-anak, konsumsi makanan dengan tambahan bahan pengawet menyebabkan peningkatan perilaku hiperaktif.

  2. Kerusakan jantung dan pembuluh darah

    Studi oleh InChem menunjukkan bahwa pengawet makanan dapat melemahkan jaringan jantung, yang cepat atau lambat dapat menyebabkan kerusakan jantung. Hal ini dibuktikan pada penelitian dengan tikus yang diberikan pengawet makanan tingkat tertinggi.

    Parahnya, salah satu bahan pengawet juga dituding dapat merusak pembuluh darah dengan membuat arteri cenderung mengeras dan sempit. Hal ini dapat menyebabkan penyakit jantung atau serangan jantung di kemudian hari. Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa jenis bahan pengawet tertentu juga dapat menyebabkan penyakit diabetes.

  3. Pemicu asma

    Makanan berpengawet diduga bisa memicu kambuhnya asma pada penderita asma, terutama jika kondisi mereka tidak sedang dalam keadaan prima.

  4. Kanker

    Salah satu efek berbahaya yang paling serius dari bahan pengawet dalam makanan adalah kemampuan mereka untuk berubah menjadi zat karsinogen, yang merupakan senyawa penyebab kanker.

    Diketahui bahwa komponen bahan pengawet yang bersifat demikian adalah nitrit dan nitrat. Karena itu, Anda perlu mengontrol diet untuk menghilangkan nitrat dan nitrit dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari

Agar terhindar dari bahaya makanan berpengawet, sebaiknya Anda mulai beralih ke bahan makanan yang lebih alami mulai saat ini. Yuk lebih waspada, agar kesehatan Anda dan keluarga tetap terjaga!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar