Sukses

Hindari Makan Junk Food agar Diet Sukses

Agar diet Anda berjalan sukses, hindari mengonsumsi junk food.t

Klikdokter.com, Jakarta Tak sedikit orang mengeluhkan program diet yang telah dijalani selalu gagal. Jika terjadi demikian jangan berkecil hati. Bisa jadi menu makanan Anda yang salah, termasuk kebiasaan Anda mengonsumsi junk food.

Menurunkan berat badan tidak hanya soal mengurangi porsi makan dan melakukan aktifitas fisik. Anda perlu memperhatikan jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Hal itu dibuktikan sendiri oleh Patrick Delaney. Pria ini berhasil menghilangkan hampir setengah bobot badannya dengan cara memperbaiki pola makan. Ia hanya memilih makanan sehat yang dibutuhkan tubuh dan berhenti mengonsumsi junk food.

Dikutip dari Men’s Health, saat usia 30 tahun Delaney memiliki bobot 340 pounds atau sekitar 154 kilogram. Semasa muda, dia kerap mengonsumsi aneka jenis junk food yang dikenal sebagai makanan minim gizi dan penuh lemak itu.

Hingga akhirnya Delaney disadarkan oleh kepergian sang ayah yang juga memiliki bobot berlebih akibat serangan jantung. Menghadapi kenyataan itu, dia pun mulai berpikir untuk mengurangi berat badan dan menjaga pola asupan makanannya.

Delaney bertekad untuk menurunkan berat badan dan menjalani hidup yang lebih sehat dengan meninggalkan segala jenis makanan junk food, minuman bersoda dan jenis makanan lain yang tak baik bagi tubuh.

Hal pertama yang dilakukan Delaney adalah berhenti mengonsumsi minuman bersoda. Caranya itu berhasil memangkas sekitar 600 kalori dalam satu hari. Dan ia pun merasakan hasilnya.

Dalam 2 tahun setelah mengganti kebiasaan memakan 2 porsi junk food, dengan makanan sehat yang dimasak sendiri, bobot Delaney menyusut sekitar 63,5 kilogram. Selain itu, Delaney juga mengimbangi diet makanan sehat itu dengan olahraga.

Seorang peneliti, professor tim Spector mencoba untuk melakukan pengamatan terhadap pengaruh junk food dengan obesitas. Dia meminta anak laki-lakinya yang berusia 23 tahun untuk rutin mengonsumsi makanan berjenis junk food selama 10 hari.

Dalam percobaan itu, dia mengaku menemukan bahwa hampir 1,300 dari 3,500 bakteri baik yang berada dalam usus menghilang. Penelitian itu juga menyebut bahwa kenaikan berat badan tidak hanya menjadi salah tumpukan kalori, tapi perubahan bakteri dalam usus juga mengambil peran.

Kandungan dalam junk food disebut sebagai penyebab dari berbagai jenis penyakit. Sebab, umumnya junk food memiliki kalori yang lebih tinggi dan sebagian besar juga mengandung garam hingga lemak yang berlebih.

Belajar dari kisah Delaney, Anda bisa membayangkan betapa junk food berperan besar memicu kelebihan berat badan (obesitas) yang akan menghancurkan program diet Anda.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar