Sukses

Kenapa Sakit Gigi Bisa Bikin Sakit Kepala?

Sakit gigi dan sakit kepala kerap terjadi dalam waktu yang bersamaan. Apa penyebabnya?

Klikdokter.com, Jakarta Sakit gigi dan sakit kepala bisa mengganggu kenyamanan seseorang. Apalagi jika keduanya terjadi dalam waktu yang bersamaan. Dan sesungguhnya, kondisi ini sering terjadi.

Pada bagian kepala dan wajah, terdapat 12 serabut saraf utama yang disebut saraf kranialis. Saraf kranialis terdiri dari saraf motorik dan saraf sensorik.

Saraf motorik berfungsi untuk menggerakkan otot atau bagian tubuh lainnya. Sedangkan saraf sensorik, berfungsi untuk mendeteksi perabaan, rasa, dan sebagainya.

Salah satu saraf-saraf tersebut adalah saraf trigeminal atau saraf kranialis V. Saraf ini membawa sensasi dan rasa dari beberapa area di wajah dan kepala, termasuk rahang, gusi, gigi, kulit kepala, dan beberapa area lainnya.

Timbulnya nyeri pada salah satu bagian wajah tersebut, termasuk pada gigi, dapat merangsang serabut saraf yang sensitif ini untuk memberikan sinyal kepada otak bahwa bagian tubuh tersebut sedang mengalami nyeri. Sensasi nyeri pada saraf ini dapat menimbulkan efek yang serupa pada saraf lainnya.

Bila sakit gigi dirasa terus-menerus atau menjadi semakin berat, maka seseorang dapat mengalami sakit kepala. Beberapa kondisi sakit gigi yang dapat merangsang timbulnya sakit kepala mencakup abses gigi dan gigi berlubang.

Terjadinya hal tersebut, dapat meningkatkan tekanan pada jaringan di sekitar gigi yang terganggu, yang kemudian merangsang persarafan untuk mengirimkan sinyal nyeri kepada otak.

Karena persarafan pada daerah-daerah wajah dan kepala yang dicakup oleh saraf trigeminal saling terhubung, maka sensasi sakit juga dapat dirasakan pada bagian kepala.

Bisakah Anda menghindari sakit gigi yang berujung pada sakit kepala? Salah satu hal penting yang harus Anda lakukan adalah melakukan konsultasi pada dokter gigi. Lalu, hindari konsumsi makanan dengan kadar gula berlebih agar Anda terhindar dari gigi berlubang.

(DA/ RH)

    0 Komentar

    Belum ada komentar