Sukses

Ada Risiko Penyakit Hati di Balik Menstruasi Berkepanjangan

Tidak sedikit wanita kerap mengalami menstruasi berkepanjangan. Waspada, gangguan hati bisa bersembunyi di balik keluhan ini.

Klikdokter.com, Jakarta Panjangnya durasi menstruasi merupakan salah satu permasalahan yang cukup banyak dikeluhkan oleh kaum wanita. Tidak hanya memberikan rasa kurang nyaman, menstruasi berkepanjangan juga dapat membuat penderitanya menjadi lemas akibat kurang darah atau anemia.

Dalam dunia medis, panjangnya durasi menstruasi dan banyaknya darah yang keluar dikenal dengan menorrhagia. Menorrhagia dapat mudah dikenali bila seorang wanita mengalami tanda- tanda berikut ini:

  1. Harus mengganti pembalut setiap jamnya karena penuh, berturut- turut dalam beberapa hari
  2. Menggunakan pembalut ganda setiap kali menstruasi
  3. Bangun beberapa kali di malam hari untuk mengganti pembalut
  4. Masa perdarahan lebih dari 7 hari
  5. Keluar gumpalan-gumpalan darah dalam jumlah banyak selama beberapa hari
  6. Mengalami hambatan aktivitas karena banyaknya darah menstruasi
  7. Merasa sangat lemas, mudah letih dan sesak napas selama menstruasi berlangsung

Ada berbagai penyebab yang dapat bersembunyi di balik panjangnya durasi menstruasi dan banyaknya perdarahan haid ini. Salah satunya adalah masalah kelainan hati.

Hati merupakan organ yang memegang peranan utama bila berbicara mengenai perdarahan. Berbagai komponen penting dihasilkan dan diatur oleh organ yang terletak di perut kanan atas ini, seperti faktor pembekuan darah, faktor koagulasi dan protein fibrinolitik.

Keseluruhan faktor inilah yang menjadi kunci dalam menghentikan perdarahan bila terjadi luka. Pada seorang wanita, kunci ini juga turut bekerja dalam mengatur durasi menstruasi serta banyaknya darah selama periode haid terjadi.

Maka tidak heran jika terjadi gangguan dan kelainan hati. Menorrhagia merupakan salah satu tandanya.

Beberapa sebab kelainan hati, seperti penyakit autoimun dan kelainan pembuluh darah memang hampir mustahil dihindari. Tapi, penyebab lain seperti konsumsi obat berlebih, infeksi virus, dan gaya hidup tidak sehat sangat mungkin dimodifikasi.

Karena itu, biasakan menggunakan obat hanya dengan resep dokter sehingga sesuai pilihan, dosis, dan durasinya. Selain itu, pastikan Anda mencukupi asupan makanan bergizi dan memiliki gaya hidup sehat.

Menerapkan pola hidup sehat akan menjaga kondisi hati secara optimal. Dengan demikian, Anda akan terbebas dari menstruasi berkepanjangan dan berbagai gangguan, termasuk gangguan hati.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar