Sukses

Hindari Kebiasaan Penyebab Sakit Kepala Ini

Sakit kepala di tengah-tengah aktivitas tentu akan sangat menganggu. Untuk itu, Anda perlu menghindari kebiasaan penyebab sakit kepala berikut ini.

Sakit kepala dapat sangat mengganggu. Terlebih apabila kita sedang melakukan aktivitas yang penting dan mengalami sakit kepala yang tidak tertahankan. 

Ada berbagai hal yang bisa memicu terjadinya sakit kepala. Salah satunya adalah kebiasaan sehari-hari Anda. Lalu, apa saja kebiasaan penyebab sakit kepala? Mari baca penjelasannya di sini.

1 dari 4 halaman

1. Kebiasaan Tidur yang Buruk

Kebiasaan tidur yang buruk, tidur yang sering terganggu, atau kurangnya tidur dapat menyebabkan sakit kepala. 

Apabila Anda tidak memiliki jadwal tidur yang teratur, Anda akan kesulitan untuk tidur pulas dan mengalami gangguan pada siklus tidur yaitu rapid eye movement (REM). Pada akhirnya, hal ini akan menyebabkan Anda sakit kepala ketika bangun.

Hubungan antara sakit kepala dan tidur juga sudah ditemukan sejak dahulu. Umumnya, kekurangan tidur diketahui dapat menyebabkan sakit kepala dan migrain pada sebagian orang. 

Pada penelitian besar dari orang-orang yang mengalami migrain, sebagian dari mereka mengatakan gangguan tidur berkontribusi pada sakit kepala mereka. Mereka yang tidur hanya rata-rata 6 jam saat malam hari mengalami sakit kepala yang lebih sering dan lebih parah dibandingkan yang tidur lebih lama.

Artikel Lainnya: Kenapa Mengikat Rambut Terlalu Lama Bisa Bikin Sakit Kepala?

2 dari 4 halaman

2. Diet Tertentu

Salah satu penyebab sakit kepala adalah diet atau pola makan sehari-hari. Jadi jika Anda sering sakit kepala, bisa jadi pola makan adalah biang keladinya. 

Beberapa penelitian mengungkap bahwa mengonsumsi makanan atau minuman tertentu dapat menyebabkan sakit kepala. Misalnya, terlalu banyak kafein dan mengalami ketergantungan kafein dapat memicu migrain atau sakit kepala. 

Namun, berdasarkan American Migraine Foundation, kafein sebenarnya dapat membantu memberhentikan serangan migrain yang akan datang serta meringankan sakit kepala pada penggunaan sesekali. Beberapa makanan dan minuman yang mengandung kafein adalah kopi, teh, dan cokelat.

Selain itu, banyak makanan yang diproses menggandung pemanis buatan. Ada banyak alternatif gula yang ditambahkan pada makanan dan minuman untuk menambah rasa manis, namun pemanis ini malah dapat mengakibatkan sakit kepala. Salah satunya adalah aspartame yang dapat menyebabkan episode migrain.

Alkohol adalah salah satu produk lainnya yang dapat memicu sakit kepala. Kebiasaan minum alkohol dapat mencetuskan sakit kepala. Selain itu, alkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang merupakan kontributor signifikan dalam terbentuknya sakit kepala.

Artikel Lainnya: Hindari 5 Hal Ini Saat Dilanda Sakit Kepala!

3 dari 4 halaman

3. Postur Tubuh yang Buruk

Postur tubuh yang buruk ternyata dapat menyebabkan sakit kepala, khususnya sakit kepala tipe tegang (tension headache). Bila Anda duduk di kursi sepanjang hari, misalnya, Anda mungkin menciptakan kebiasaan postur tubuh yang buruk. 

Menyesuaikan posisi tulang belakang, leher, dan posisi tubuh Anda akan dapat membantu menghentikan sakit kepala dan mengurangi ketegangan serta nyeri.

Beberapa kebiasaan yang sudah disebutkan di atas, bisa menjadi penyebab sakit kepala. Mungkin tidak semua kebiasaan di atas dapat menyebabkan sakit kepala di semua orang, karena respons dari masing-masing orang akan berbeda. 

Namun, apabila Anda mengalami sakit kepala, cobalah untuk mengidentifikasi pola rutinitas Anda sehari-hari yang mungkin dapat menjadi faktor yang berkontribusi pada sakit kepala tersebut.  

Beberapa hal yang dapat diperhatikan adalah pukul berapa Anda tidur dan bangun, apa yang Anda makan dan berapa kali Anda makan dalam sehari, bagaimana kondisi cuaca, apakah Anda sedang merasa stres, obat atau suplemen apa yang sedang Anda minum dan kapan Anda meminumnya.

Demikian beberapa kebiasaan yang bisa menjadi penyebab sakit kepala. Mulai dari kebiasaan tidur yang tidak teratur hingga postur tubuh yang buruk, bisa mencetuskan keluhan sakit kepala.

Apabila Anda merasa sakit kepala sudah mengganggu dan membutuhkan bantuan profesional, segeralah berkonsultasi kepada dokter. Semoga membantu!

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar