Sukses

Bahaya Terlalu Sering Menggunakan Tusuk Gigi

Banyak orang menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi. Namun, tetaplah waspada dengan bahaya tusuk gigi!

Sering kali orang menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan di gigi setelah makan. Tapi hati-hati, bukannya membuat gigi jadi bersih, kebiasaan ini justru bisa memicu infeksi! Apa saja bahaya menggunakan tusuk gigi?

Menurut para ahli, menggunakan tusuk gigi bukanlah cara yang baik untuk menghilangkan partikel makanan di sela-sela gigi. Mari simak selengkapnya dalam artikel berikut.

 

1 dari 2 halaman

Bahaya Sering Menggunakan Tusuk Gigi

Jika ingin kesehatan gigi tetap terjaga, sebaiknya Anda berhenti menggunakan tusuk gigi setelah makan. Ini adalah masalah pada gigi dan gusi yang bisa terjadi akibat pemakaian tusuk gigi:

1. Memicu Infeksi di Sekitar Gigi

Tusuk gigi, baik yang terbuat dari kayu ataupun plastik, tetap tidak terjamin kebersihannya. Pasalnya, tusuk gigi yang dijual di pasaran belum tentu melalui proses sterilisasi sehingga juga dapat menimbulkan infeksi pada jaringan di sekitar gigi.

2. Menimbulkan Ruang Antar Gigi

Ruang di antara gigi mungkin terjadi jika sering membersihkan makanan di sela gigi yang itu-itu saja. Lambat laun, ruang di antara gigi yang satu dengan gigi yang lain akan membesar.

Artikel lainnya: 5 Cara Mengatasi Makanan Nyangkut di Gigi

Akibatnya, makanan yang lebih besar lebih mungkin terselip karena kerapatan gigi berkurang. Sehingga Anda harus terus-menerus membersihkan sisa makanan dengan tusuk gigi.

3. Mengubah Posisi Gusi

Bahaya tusuk gigi yang satu ini tak bisa disepelekan. Mengapa? Karena tusuk gigi bisa mengubah posisi gusi menjadi bergerak turun dari posisi awal. Jika dibiarkan, kebiasaan tersebut akan menyebabkan penurunan gusi dan terbukanya sebagian akar gigi.

4. Mengakibatkan Abrasi Gigi

Sering menggunakan tusuk gigi  berbahaya karena dapat memicu abrasi gigi. Abrasi gigi merupakan keadaan ketika email atau dentin menjadi hilang dan terkikis.

Alhasil, Anda akan mengalami gigi ngilu saat mengonsumsi minuman dingin. Selain itu, abrasi yang terus-menerus terjadi juga dapat menyebabkan gigi sensitif. 

5. Menyebabkan Gusi Berdarah

Perdarahan pada area gusi juga mungkin terjadi akibat pemakaian tusuk gigi. Pasalnya, ujung tusuk gigi yang tajam dan tekanan yang kuat bisa menimbulkan luka di gusi.

Artikel lainnya: Kenali 5 Penyebab Makanan Nyangkut di Gigi

Bahaya tusuk gigi lainnya adalah bentuk ujung tusuk gigi yang tidak cocok dengan bentuk anatomi gusi. Hal ini juga dapat menyebabkan gusi luka dan berdarah.

6. Menyebabkan Epulis Fibromatosa

Epulis fibromatosa adalah pembesaran pada gusi. Bentuknya seperti benjolan lunak berwarna pucat, tidak mudah berdarah, dan tidak sakit.

Epulis dapat disembuhkan dengan pemotongan gusi dan kuret pada gusi di bagian tersebut. Namun, epulis bisa kambuh kembali jika kebiasaan pakai tusuk gigi tidak dihentikan.

7. Merusak Tambalan Gigi

Penggunaan tusuk gigi juga dapat menyebakan kerusakan pada tambalan gigi. Jika ini terjadi, sebaiknya Anda melakukan perbaikan pada tambalan gigi tersebut. Dan hentikan pemakaian tusuk gigi agar kerusakan tidak bertambah berat, sehingga perbaikannya pun nanti akan lebih kompleks.

Perlu diketahui, beberapa jenis makanan memang wajar bila menempel dan tersangkut di antara gigi. Misalnya, sayuran, daging sapi, popcorn, keripik, dan lain-lain. Sehingga Anda tak perlu buru-buru mencongkelnya dengan tusuk gigi untuk membersihkannya.

Dengan melihat banyaknya bahaya yang muncul akibat penggunaan tusuk gigi, diharapkan Anda dapat mengurangi kebiasaan tersebut. Atau pakailah tusuk gigi dengan cara yang benar. Intinya, tusuk gigi hanya boleh digunakan untuk gerakan mencongkel guna mengeluarkan sisa makanan saja.

Jika salah dalam penggunaannya, malah dapat mendorong makanan masuk ke saku gusi. Dan jangan terlalu kuat dalam membersihkan celah gigi, supaya pemakaian tusuk gigi tidak memberikan dampak negatif untuk gigi dan gusi.

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar