Sukses

Metode Homeschooling Lindungi Anak dari Bullying?

Maraknya kasus bullying pada anak di sekolah membuat metode homeschooling menjadi pilihan beberapa orangtua. Efektifkah hal tersebut?

Klikdokter.com, Jakarta Bullying merupakan suatu perilaku dimana terjadi usaha untuk menyakiti baik secara psikologis maupun fisik kepada seseorang yang dianggap lemah. Kasus bullying pada anak di Indonesia meningkat pada tahun 2017.

Menurut ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni’am Soleh kasus perlanggaran anak mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, tahun 2014 mencapai 5.066 kasus, tahun 2015 sebanyak 4.309 kasus dan tahun 2016 mencapai 4.620 kasus.

Tindakan bullying dapat membuat korban menjadi trauma psikis dan muncul rasa tidak percaya diri, hal ini yang membuat orangtua khawatir dan tidak sedikit yang mengambil alternatif memindahkan anak dari sekolah regular dan memilih metode homeschooling.

Metode homeschooling dalam upaya melindungi anak dari kasus bullying merupakan cara efektif. Kelebihan homeschooling akan membuat kestabilan emosi anak akan terus terjaga karena tidak mendapatkan tekanan dari teman di sekolah baik dari sisi psikis seperti cemooh atau hinaan maupun tindakan fisik seperti kekerasan fisik pemukulan.

Namun metode tersebut membuat interaksi dengan anak lainnya akan berkurang. Selain itu, Anda harus memperhatikan konsekuensi yang akan terjadi dengan kehidupan sosial anak kedepannya karena dengan belajar sendiri di rumah menjadi kurang berinteraksi dengan orang lain sedangkan saat anak dewasa diharapkan memiliki kemampuan bekerja di dalam tim maupun organisasi.

Agar semua itu berjalan lebih efektif, saat ini ada beberapa solusi dengan mengikuti metode homeschooling yang menyediakan materi pelajaran untuk bersosialisasi. Solusi ini selain dapat membantu anak tetap berinteraksi dengan teman sebayanya, Anda dapat mengawasi secara langsung apa yang dilakukannya setiap hari.

Jadi memang ada hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan saat memutuskan untuk mengambil program homeschooling untuk anak Anda. Selain demi melindungi anak dari bullying, hendaknya program homeschooling juga memiliki program kerjasama dengan pihak lain, untuk membantu anak Anda tetap bisa bersosialisasi dengan teman sebayanya.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar