Sukses

Selain Melancarkan BAB, Inilah Manfaat Lain dari Serat

Mengonsumsi makanan berserat secara cukup ternyata dapat mengurangi risiko berbagai penyakit.

Klikdokter.com, Jakarta Serat terbagi atas dua, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Serat larut berubah menjadi gel saat di dalam perut dan banyak ditemukan dalam gandum, kacang, apel, jeruk, dan wortel.

Sementara itu, serat tidak larut tidak mengalami perubahan bentuk sampai di usus besar. Alhasil serat ini dapat membantu membentuk massa dan memperlancar keluarnya feses.

Lalu, banyak orang meyakini bahwa kesulitan buang air besar dapat diselesaikan dengan mengonsumsi serat. Tentu argumen itu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara ilmiah.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa mengonsumsi serat yang cukup juga dapat mengurangi risiko penyakit? Berikut ini beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh:

  1. Menormalkan gerakan usus

    Serat makanan meningkatkan berat dan ukuran feses. Feses pun lebih mudah melewati anus, dan hal ini mengurangi terjadinya sembelit. Jika Anda memiliki feses yang tidak padat, serat dapat memperkuat dan menambah kepadatan feses.

  2. Menurunkan kadar kolesterol

    Serat larut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol “jahat” di dalam darah. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa makanan berserat tinggi memiliki manfaat yang baik untuk jantung.

  3. Mengontrol kadar gula darah

    Pada penderita diabetes, serat larut dapat memperlambat penyerapan gula dan membantu memperbaiki kadar gula darah. Diet serat juga dapat mengurangi risiko terkena diabates tipe 2.

  4. Menjaga berat badan ideal

    Makanan berserat tinggi cenderung lebih kenyal daripada makanan berserat rendah. Jika mengonsumsinya, porsi makan Anda akan cenderung lebih sedikit dan merasa kenyang lebih lama. Menurut sebuah penelitian, penderita obesitas rata-rata kurang mendapatkan 1 gram serat per harinya.

  5. Mengurangi risiko kanker

    Menurut sebuah penelitian di Annals of Oncology, mengonsumsi 10 gram serat dapat menurunkan risiko kanker usus besar sebanyak 10 persen, serta kanker payudara sebesar 5 persen.

  6. Mencegah penyakit kardiovaskular

    Menurut spesialis penyakit dalam dr. Hardianto Setiawan Ong, SpPD-KGEH, FINASIM – saat peluncuran produk FiberCreme di Jakarta, Selasa (8/8/2017) – serat mampu menjaga kadar kolesterol sehingga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler.

  7. Memelihara kepadatan tulang

    Beberapa jenis serat larut yang dijuluki prebiotik dapat ditemukan di asparagus, daun bawang, kedelai, dan gandum. Mereka telah terbukti meningkatkan ketersediaan mineral hayati seperti kalsium, sehingga dapat mempertahankan kepadatan tulang.

Itulah beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh jika mengonsumsi makanan berserat secara cukup. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menyertakan serat tambahan pada makanan Anda setiap hari.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar