Sukses

Haruskah Menghindari Alpukat saat Diet?

Alpukat memang mengandung lemak, namun ia juga sebenarnya merupakan salah satu makanan terbaik untuk diet. Ini alasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Buah alpukat sangat kaya akan nutrisi, vitamin, dan mineral. Alpukat mengandung monosaturated fatty acids yang juga terkandung dalam minyak zaitun (olive oil). Kandungan tersebut berperan dalam menurunkan risiko kanker payudara dan memperbaiki kulit serta kuku Anda.

Selain itu, monosaturated fatty acids juga dapat membantu mengurangi kolesterol, menghancurkan lemak perut, dan menurunkan berat badan. Bila mengonsumsi alpukat secara rutin, Anda juga akan cenderung memiliki berat badan ideal dengan lingkar pinggul yang lebih kecil. Hal itu disebabkan oleh kandungan lebih dari 20 vitamin dan mineral esensial di dalam alpukat.

Hasil studi pada tahun 2013 oleh Nutrition Journal juga sejalan dengan pernyataan di atas. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi alpukat mengalami peningkatan kualitas pola makan. Hal itu dapat terjadi karena alpukat kaya akan lemak yang sehat, serat, vitamin E, dan magnesium.

Studi yang lain juga menunjukkan bahwa orang yang menyertakan setengah buah alpukat dalam menu makan siang, tidak memiliki keinginan untuk makan lagi dalam waktu sekitar tiga jam setelahnya.

Jadi, Anda tidak perlu menghindari alpukat saat diet. Alpukat justru merupakan salah satu makanan terbaik untuk diet.

Supaya tidak jenuh, Anda dapat mengonsumsi alpukat bersamaan dengan roti gandum, oatmeal, atau quinoa. Mengolah alpukat menjadi jus juga baik, asal tanpa tambahan susu kental manis atau gula. Yuk, segera sajikan alpukat dalam menu harian Anda.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar