Sukses

Gagal Diet Gara-Gara Follow Akun Makanan

Gara-gara follow akun makanan di jejaring sosial, seseorang bisa gagal diet. Apa kata medis?

Klikdokter.com, Jakarta Tidak sedikit yang memutuskan untuk mem-follow akun jejaring sosial yang mengunggah beragam jenis makanan. Meski dapat menjadi sumber referensi makanan yang enak, akun seperti ini juga kerap dituding dapat membuat seseorang gagal diet. Apa iya?

Tidak dimungkiri, kemunculan akun jejaring sosial yang menjajakan berbagai makanan memang banyak digandrungi. Ini karena foto makanan yang diunggah tidak hanya menggoda mata, tapi juga membangkitkan gairah untuk menyantapnya.

Di balik itu, ternyata foto makanan yang diunggah juga membawa efek negatif. Beberapa efek negatif tersebut, antara lain:

  1. Meningkatkan nafsu makan berlipat ganda

    Sebuah penelitian dan jurnal medis menyimpulkan bahwa makanan yang ditata dengan cantik dan menarik dapat mengirimkan sinyal kuat ke otak. Hal ini nantinya turut berperan dalam meningkatkan nafsu makan.

  2. Ingin tahu lebih dalam

    Meski terdengar baik, ternyata hal ini justru menjerat Anda pada peningkatan berat badan. Karena melihat makanan yang ditata sedemikian rupa turut membangkitkan rasa penasaran. Alhasil, Anda akan mencari informasi lebih dalam mengenai makanan tersebut, dan bukan tidak mungkin jika Anda ingin mencobanya kemudian.

  3. Memicu ‘ajakan teman’

    Kata-kata yang diunggah bersama foto makanan tertentu biasanya akan menarik perhatian orang yang melihatnya. Hal ini dapat memicu ‘ajakan teman’, untuk mencoba makanan tersebut. Jadi, bukan tidak mungkin jika Anda gagal diet kemudian.

Sejatinya diet untuk menurunkan berat badan harus dilakukan dengan komitmen dan niat yang kuat. Jika tidak, Anda akan mudah tergoda meski hanya melihat foto di jejaring sosial. Akhirnya, Anda pun gagal diet dan berat badan justru semakin melambung.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar