Sukses

Efektifkah Sandal Refleksologi Kurangi Nyeri Rematik?

Begitu banyak sandal refleksi yang beredar dipercaya bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk meredakan nyeri rematik. Apa benar? Yuk, simak faktanya di sini.

Selain obat, sandal refleksologi sejak dulu sering dipakai karena dipercaya bisa meredakan nyeri rematik. Alasannya, alas kaki itu memiliki tonjolan-tonjolan untuk merangsang titik saraf di kaki. Namun, apakah sandal refleksologi rematik sungguhan efektif kurangi nyeri?

Benarkah Sandal Refleksi Bisa Atasi Nyeri Rematik?

Sandal refleksi memang kerap digunakan sebagai terapi alternatif untuk membantu meredakan nyeri rematik. Teknik refleksi ini awalnya bermula dari pengobatan tradisional Tiongkok.

Refleksologi sendiri adalah memberi tekanan pada titik tertentu di kaki dengan keyakinan dapat menyembuhkan penyakit di organ tubuh lain. Inilah yang dikembangkan menjadi sandal refleksologi.

Manfaat sandal refleksi untuk rematik yang paling diharapkan adalah mengurangi nyeri, melancarkan peredaran darah, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi stres. Meski ilmu di balik teknik refleksi ini masih belum jelas, beberapa penelitian menunjukkan bahwa refleksologi dapat mengurangi rasa nyeri.

Penelitian pada 2014 di Inggris juga menunjukkan bahwa refleksologi efektif dalam mengurangi rasa sakit dan mendorong relaksasi pada orang dengan nyeri kronis. Namun begitu, hingga saat ini belum ada penelitian medis yang jelas membuktikan bahwa sandal refleksologi benar-benar efektif dalam meredakan keluhan rematik. 

Penelitian yang ada hanya sebatas teknik refleksinya saja, itu pun dilakukan oleh terapis yang sudah ahli. Lalu, tidak semua sandal refleksi untuk rematik yang beredar di pasaran memiliki tonjolan sesuai dengan titik-titik saraf di kaki. Salah pilih sandal, bisa-bisa nyeri rematik semakin menjadi-jadi. Agar tak terjebak slogan yang belum tentu benar, sebaiknya hindari penggunaan sandal semacam ini.

Artikel Lainnya: Efektivitas Sandal Refleksi untuk Nyeri Sendi

1 dari 2 halaman

Rekomendasi Alas Kaki untuk Nyeri Rematik

Keluhan umum penderita rematik adalah rasa nyeri dari pergelangan sampai jari-jari kaki. Oleh karena itu, dibutuhkan alas kaki yang tepat dan pas untuk menopang tubuh agar tidak memperparah keluhan nyeri rematik tersebut. 

Daripada menggunakan sandal refleksi rematik yang belum terbukti efektivitasnya, para ahli reumatologi menyarankan Anda untuk menggunakan sandal atau sepatu biasa dengan ciri-ciri:

  • Pilihlah sandal yang nyaman saat digunakan. Aturan umum pemilihan sandal adalah memiliki ½ inci atau 1 cm ruang lebih antara jari kaki terpanjang dengan ujung sandal.
  • Lebar sandal harus pas. Itu karena sering kali timbul benjolan pada sendi kaki penderita rematik yang membuat kaki bertambah lebar. Jadi, pastikan bahan sandal tidak menekan benjolan tersebut.
  • Pastikan Anda mencobanya pada kedua kaki terlebih dahulu sebelum membelinya. Karena setiap merek dan jenis sepatu bisa berbeda bentuk sol dan ukuran.
  • Jangan menggunakan sandal yang kebesaran atau kekecilan.

Artikel Lainnya: Bolehkah Penderita Asam Urat Pijat Refleksi?

  • Pilihlah bahan sandal yang lembut agar tidak membuat kaki sakit maupun lecet.
  • Pastikan alas atau sol sepatu yang dapat dilepas jika ingin mengganti dengan sol ortotik.
  • Hindari menggunakan sepatu yang memiliki hak tinggi.

Bagi Anda yang menggunakan sandal refleksologi rematik, sebaiknya hindari penggunaannya mulai saat ini. Alas kaki tersebut belum terbukti efektif mengurangi nyeri rematik secara ilmiah. 

Penggunaan yang salah justru dapat memperparah keluhan nyeri rematik pada kedua kaki. 

Lebih baik, gunakan alas kaki yang nyaman dan sesuai dengan bentuk kaki. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai rekomendasi sepatu atau sandal yang baik digunakan pada penderita rematik.

Masih punya pertanyaan seputar nyeri sendi dan cara mengatasi rematik? Konsultasikan langsung dengan dokter via LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar