Sukses

5 Fakta Tentang Katarak yang Harus Anda Tahu

Fakta-fakta ini penting diketahui untuk pencegahan dan penanganan katarak sejak dini.

Klikdokter.com, Jakarta Katarak adalah salah satu gangguan penglihatan yang paling umum, serta merupakan penyebab utama kebutaan di dunia. Menurut Prevent Blindness America (PBA), katarak terjadi pada 22 juta orang Amerika dan lebih dari 30 juta orang Amerika akan menderita katarak pada tahun 2020.

Mengutip dari liputan6.com, gejala katarak ternyata dapat diprediksi sejak dini. Berikut ini beberapa fakta lainnya seputar katarak yang harus Anda ketahui:

  1. Faktor usia tidak memengaruhi munculnya katarak

    Meskipun faktanya kebanyakan orang yang terkena katarak adalah orang tua, sebenarnya siapa saja juga bisa terserang katarak.

    Orang yang paling berisiko terserang katarak adalah mereka yang pernah menjalani operasi mata, mengidap glaukoma, dan yang matanya sering terpapar cahaya matahari tanpa menggunakan kacamata atau lensa pelindung.

    Selain itu, ada juga kasus katarak kongenital, yaitu kekeruhan pada lensa mata bayi yang baru lahir. Hal ini bisa dipengaruhi kurangnya nutrisi saat kehamilan.

  2. Operasi adalah satu-satunya jalan

    Satu-satunya cara untuk menyembuhkan katarak adalah melalui operasi. Menggunakan kacamata gelap atau mengurangi cahaya dapat membawa sedikit perbaikan pada tahap awal katarak, tetapi cara ini sepertinya tidak akan berlangsung lama.

  3. Katarak memiliki tiga jenis

    Terdapat tiga jenis katarak, yakni sklerotik nuklir, kortikal, dan posterior subkapsular. Sklerotik nuklir adalah jenis katarak yang paling umum. Disebut nuklir karena kondisi mata yang terserang katarak adalah inti atau pusat lensa.

  4. Katarak dapat terjadi hanya pada satu mata

    Katarak dapat menyerang hanya pada salah satu mata. Hal ini bisa terjadi saat Anda mengalami trauma pada salah satu mata. Karena itu, penting bagi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami insiden pada salah satu mata.

  5. Diabetes meningkatkan risiko katarak

    Penderita diabetes lebih cenderung terkena katarak, terutama katarak kortikal. Ini dapat terjadi akibat peningkatan kadar sorbitol sehingga membentuk penumpukan dalam lensa.

Itulah beberapa fakta seputar katarak. Mulai sekarang, Anda perlu berhati-hati menjaga kebersihan mata saat berada di tempat yang berangin dan berdebu.

Jika Anda masih tertarik dengan informasi terkait, silakan klik artikel ini 

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar