Sukses

Tanda-Tanda Pasangan Anda Seorang Perfeksionis

Pasangan selalu memberikan Anda kritikan? Mungkin karena dia seorang perfeksionis!

Klikdokter.com, Jakarta Orang yang perfeksionis selalu berpikir untuk melakukan semuanya dengan sempurna. Di satu sisi, sifat ini diperlukan agar Anda bisa memberikan hasil yang terbaik. Namun, di sisi lain orang perfeksionis akan berbenturan dengan pihak-pihak yang berlawanan dengannya karena menganggap dirinyalah satu-satunya pihak yang paling benar.

Untuk itu, mengenali tanda-tanda seseorang atau pasangan yang perfeksionis adalah cara untuk membina hubungan menjadi lebih baik. Berikut ini ciri-ciri orang perfeksionis yang harus Anda ketahui:

  1. Memiliki pencapaian tinggi

    Orang perfeksionis cenderung menetapkan tujuan yang tinggi dan pekerja keras. Mereka akan menganggap dirinya gagal meskipun sesuatu yang dikerjakannya “hampir sempurna”. Selain itu, mereka selalu ingin keluar sebagai pemenang atau yang terbaik dalam segala hal.

  2. Pandangan kritis

    Perfeksionis juga berarti jauh lebih kritis terhadap diri mereka sendiri daripada orang lain. Sementara orang berprestasi tinggi bangga dengan kinerja mereka dan cenderung mendukung orang lain, orang perfeksionis cenderung melihat kesalahan dan ketidaksempurnaan kecil dalam pekerjaan mereka serta orang lain.

  3. Fokus pada hasil

    Orang yang berprestasi tinggi bisa menikmati proses dalam mencapai sebuah tujuan, daripada pencapaian tujuan itu sendiri. Sebaliknya, orang perfeksionis hanya melihat tujuan dan tidak ada yang lain. Mereka sangat peduli untuk memenuhi tujuan dan menghindari kegagalan yang ditakutinya. Inilah yang membuat mereka tidak dapat menikmati proses tumbuh dan berkembang.

  4. Mudah depresi

    Orang perfeksionis jauh lebih tidak bahagia daripada seseorang yang berprestasi tinggi. Jika orang berprestasi tinggi mampu bangkit kembali dengan mudah dari kekecewaan, orang perfeksionis cenderung menyalahkan diri dan berkubang dalam perasaan negatif saat harapan mereka tidak terpenuhi. Hal inilah yang dapat menyebabkan depresi.

  5. Sering menunda

    Tampaknya kegiatan menunda adalah paradoks untuk seorang perfeksionis. Akan tetapi, penundaan dan perfeksionisme cenderung berjalan beriringan. Hal ini dikarenakan orang perfeksionis takut kegagalan; mereka terkadang khawatir akan melakukan sesuatu yang tidak sempurna sehingga kesulitan untuk bergerak cepat.

  6. Tak suka dikritik

    Kinerja yang kurang sempurna sangat menyakitkan dan menakutkan bagi orang perfeksionis, sehingga mereka cenderung tidak dapat menerima kritik. Berbeda dengan orang berprestasi, yang dapat melihat kritik sebagai informasi berharga untuk membantu kinerja masa depan mereka.

Itulah tanda-tanda orang yang mempunyai sifat perfeksionis. Bagi Anda yang memiliki sifat berlawanan dengan perfeksionis, beberapa ciri di atas bisa Anda antisipasi agar tak terjadi perselisihan pada kemudian hari. Jadi, apakah pasangan Anda termasuk perfeksionis?

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar