Sukses

Menguak Fakta tentang Air Keras

Apa yang terjadi jika air keras terkena tubuh? Temukan faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Kasus penyiraman air keras pada manusia bukanlah berita baru. Namun, kasus terakhir yang cukup menyentak publik tanah air adalah saat penyidik senior KPK, Novel Baswedan, yang menjadi korban penyiraman air keras.

Air keras sendiri merupakan larutan asam kuat yang cukup pekat. Apa jadinya jika tubuh terkena air keras?

Dampak terburuknya adalah kematian, Bagi korban yang selamat dari cengkeraman maut, trauma fisik dan psikologis karena kondisi tubuh yang mengalami kecacatan, menjadi bayang-bayang menakutkan.

Bila terkena kulit, air keras akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat, bahkan hingga luka bakar. Bahaya air keras tak hanya berhenti sampai di kulit, karena masih ada bagian tubuh lain yang juga bisa merasakan kerasnya bahaya yang ditimbulkan cairan ini.
Berikut dampak yang akan terjadi bila air keras terkena bagian tubuh:

  1. Merusak kulit

    Air keras biasanya digunakan untuk meluruhkan karat atau kerak pada besi. Jika air keras terkena kulit, maka jaringan kulit akan meleleh. Bahkan warna putih tulang bisa terlihat. Jika terlalu banyak terpapar kemungkinan yang terjadi adalah kulit bisa hancur.

  2. Sesak nafas

    Jika larutan air keras terhirup, maka air keras bisa menimbulkan iritasi pada saluran pernapasan –mulai dari hidung dan tenggorokan. Gejala yang terjadi adalah batuk dan dada seperti tertekan serta sesak napas.

  3. Merusak mata

    Air keras dapat membuat mata menjadi bengkak, nyeri dan penglihatan menjadi tidak fokus. Kerusakan permanen termasuk kebutaan bisa saja terjadi akibat air keras.

Berkaca dari kasus Novel Baswedan, penggunaan air keras –khususnya di Indonesia memang perlu diperketat dan lebih diawasi. Namun, jika digunakan dengan baik air keras sendiri bermanfaat, khususnya pada sektor industri.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar