Sukses

Mengenal Pengobatan Imunoterapi untuk Kanker

Pengobatan imunoterapi dipercaya dapat menyembuhkan kanker. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa waktu lalu, salah satu pengobatan imunoterapi mendapatkan rekomendasi untuk perizinan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat. Pengobatan yang bernama tisagenlecleucel ini sebagai penanganan untuk jenis leukemia yang sering ditemukan pada anak.

Obat ini bekerja dengan cara membantu sel-sel pada sistem daya tahan tubuh untuk mengenali dan menyerang sel kanker.

Menurut National Cancer Institute, secara umum, pengobatan acute lymphoblastic leukemia (ALL) dapat mencakup kemoterapi, terapi radiasi, dan transplantasi stem cell.

Menurut artikel yang dilansir dari cnn.com, tisagenlecleucel merupakan sejenis imunoterapi yang disebut chimeric antigen receptor T-cell (CAR-T). CAR-T dikembangkan dari sel daya tahan tubuh yang dimodifikasi menggunakan virus dan dikembalikan ke tubuh pasien.

Modifikasi dari sel daya tahan tubuh ini menyebabkan sel tersebut untuk menyerang sel kanker pada tubuh.

Beberapa uji klinis yang meneliti hal ini menunjukkan bahwa pengobatan tersebut dapat bermanfaat bagi pasien ALL. Akan tetapi, pengobatan ini juga menunjukkan beberapa efek samping pada subjek penelitian.

Karena itu, saat ini masih dilakukan penelitian untuk meminimalisir angka kejadian efek samping dan memaksimalkan potensi terapeutik dari pengobatan tersebut.

Pakar onkologi anak dari The Children’s Hospital of Philadelphia, dr. John Maris, mengatakan bahwa terapi ini bermanfaat bagi anak dan remaja dengan ALL yang tidak menunjukkan perbaikan dari modalitas terapi.

Terapi ini dapat berpotensi mengubah penanganan penyakit tersebut. Namun, sebelum pengobatan ini mulai dijalankan secara rutin untuk pasien, masih perlu dipastikan keamanan dalam penggunaannya.

Pengobatan imunoterapi untuk kanker merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diteliti. Karena itu, para pakar masih terus mengembangkan berbagai jenis pengobatan yang berpotensi untuk menolong pasien dengan kanker tanpa efek samping

[DA/RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar