Sukses

Benarkah Makanan Pedas Dapat Redakan Batuk?

Makanan pedas memang menggugah selera. Namun benarkah makanan pedas dapat menyembuhkan batuk?

Klikdokter.com, Jakarta Batuk adalah refleks tubuh terhadap benda asing yang masuk ke saluran pernapasan, sehingga menjaga saluran napas tetap bersih. Jadi, jangan heran bila batuk muncul saat melewati ruangan berdebu atau ketika sedang naik motor.

Ada dua jenis obat batuk yang beredar di pasaran yang dapat membantu meredakan batuk, yaitu obat batuk kering dan obat batuk berdahak. Golongan antitusif yang biasa digunakan untuk batuk kering memiliki mekanisme menekan pusat respon batuk di otak.

Sedangkan golongan mukolitik berfungsi mengencerkan dahak pada batuk berdahak. Produksi dahak diperberat dengan adanya infeksi, alergi, dan kebiasaan merokok.

Selain obat batuk, kebanyakan orang percaya bahwa mengonsumsi makanan pedas dapat membantu meredakan batuk. Benarkah demikian?

Cabai yang terdapat di dalam makanan pedas merupakan buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Cabai mengandung capsaicin, yaitu suatu komponen aktif yang memberikan rasa pedas atau sensasi terbakar pada setiap bagian tubuh yang terkena cabai.

Zat capsaicin ini berfungsi sebagai anti inflamasi, antialergi, antijamur, dan antiiritasi. Capsaicin juga mampu mengencerkan dahak atau lendir sehingga mengurangi gejal batuk dan pilek. Jika sedang batuk dan pilek, cobalah makan makanan pedas. Dahak dan lendir dari hidung pasti langsung keluar.

Selain itu, sebuah studi membuktikan bahwa konsumsi capsaicin secara oral mampu menekan pusat respon batuk di otak. Penelitian tersebut dilakukan terhadap pasien dengan gejala infeksi pernafasan bagian atas.

Namun, ingat, Anda sebaiknya mengonsumsi makanan pedas yang mengandung cabai secukupnya. Jika mengonsumsi terlalu banyak, alih-alih menyembuhkan batuk malah dapat menimbulkan keluhan lain seperti asam lambung meningkat. Jangan sampai hal tersebut terjadi, ya.

[BA/ RH]

1 Komentar