Sukses

Rachel Amanda dan Penyakit Kanker Tiroid

Aktris Rachel Amanda (22) tidak menyangka bahwa dirinya akan menderita kanker tiroid pada usia 19 tahun.

Klikdokter.com, Jakarta Aktris Rachel Amanda (22) tidak menyangka bahwa dirinya akan menderita kanker tiroid pada usia 19 tahun. Sejak didiagnosis menderita kanker tiroid, tubuhnya terus-menerus mengalami penurunan berat badan, sulit makan, hingga terjadi pembengkakan di leher.

“(Hal) yang bikin kaget itu, ternyata di kelenjar tiroid saya ada tumor ganas (kanker). Sel-sel kanker sudah menyebar di kelenjar tiroid saya. Akhirnya, dokter menyuruh operasi,” katanya, seperti dikutip dari liputan6.com.

Manda, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa kanker tiroid yang dideritanya masuk dalam kategori kanker tiroid papiler. Hal inilah yang membuat Manda menjadi semakin cemas.

“Pas tahu kena kanker tiroid, saya jadi benci banget kalau bangun tidur di pagi hari dan sebelum tidur di malam hari. Dua waktu itu justru membuat saya tersadar. 'Oh, saya ini mengidap kanker tiroid.' Pikiran itulah yang suka muncul,” katanya.

Setelah divonis memiliki kanker tiroid, Manda mencari segala informasi yang berkaitan dengan penyakit itu. Dari situ, ia menemukan komunitas penyintas kanker tiroid yang justru membuatnya semakin heran.

“Saya temukan suatu komunitas penyintas kanker tiroid. Saat masuk ke komunitas itu, saya malah mendapat respons: 'Usianya masih muda ya'. Setelah saya cari tahu lagi ternyata kebanyakan anggota penyintas kanker tiroid usianya sudah 50-an tahun ke atas," ujarnya.

Manda mengungkapkan, benjolan di lehernya justru pertama kali disadari oleh ibunya. Ia kemudian segera memeriksakan diri ke dokter. “Kata dokter, 'Untung segera datang dan belum terlambat.' Kanker tiroidnya belum terlalu menempel di tulang rawan yang ada di leher," jelas Manda.

Berkaca dari kasus Rachel Amanda, gejala yang ditimbulkan adalah benjolan yang muncul tepat di leher, di bawah jakun, biasanya pada area depan. Hal inilah yang perlu diwaspadai karena merupakan tahap awal dari kanker tiroid.

Tidak memunculkan gejala

Pada beberapa kasus, kanker tiroid malah tidak memunculkan gejala sama sekali. Karena itu, Anda perlu selalu mengamati perubahan-perubahan yang terjadi pada leher. Penting untuk diketahui pula bahwa ada empat jenis kanker tiroid, yaitu:

  1. Karsinoma folikuler

    Jenis kanker satu ini biasanya ditemukan pada 15 persen dari semua kasus. Orang-orang lansia biasanya mengalami kanker ini.

  2. Karsinoma papiler

    Jenis kanker ini merupakan yang paling umum, karena ada 60 persen kasus terkait kanker ini. Khusus jenis ini, wanita dengan usia 40 tahun ke bawah yang biasanya terpengaruh.

  3. Karsinoma tiroid anaplastik

    Jenis kanker yang satu ini adalah yang jarang dijumpai, tetapi justru memiliki tingkat agresivitas paling tinggi. Kasus kanker tiroid ini hanya ada sekitar lima persen dari kasus kanker tiroid yang pernah ada. Yang cenderung mengidap kanker ini adalah orang yang sudah berumur 60 tahun lebih.

  4.  Karsinoma medular tiroid

    American Thyroid Association melaporkan bahwa dari 10 penderita kanker tiroid, biasanya kurang dari satu orang yang terkena kanker medular tiroid. Riwayat keluarga juga bisa menjadi penyebab terjadinya kanker jenis ini.

Nah, kini Anda tahu bagaimana mengenali gejala kanker tiroid. Anda bisa belajar dari Rachel Amanda yang tak ragu untuk memeriksakan diri ke dokter saat mengalami perubahan pada tubuh, terutama di area leher. Deteksi dini dapat membantu keberhasilan proses pengobatan. 

baca artikel lainnya di sini.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar