Sukses

Panduan Merawat Bayi dengan Berat Lahir Rendah

Bayi dengan berat lahir rendah perlu perhatian khusus, agar terhindar dari berbagai risiko penyakit. Apa saja kuncinya?

Klikdokter.com, Jakarta Bayi dengan berat lahir rendah bisa dikatakan sebagai golongan berkebutuhan khusus. Bayi seperti ini perlu perlakuan istimewa, agar dirinya bisa berkembang sebagaimana bayi pada umumnya.

Bayi dikatakan memiliki berat lahir rendah (BBLR) bila memiliki berat kurang dari 2500 gram. Sedangkan jika berat badannya di bawah 1500 gram, bayi tersebut termasuk berat lahir sangat rendah (BBLSR).

Penyebab utama bayi dengan berat lahir rendah adalah prematuritas, yaitu kelahiran sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu. Penyebab lainnya adalah janin gagal berkembang atau Intra Uterine Growth Retardation (IUGR). Bayi dengan IUGR dapat lahir tepat waktu (aterm), tetapi memiliki berat lahir yang rendah.

Bayi berat lahir rendah memiliki daya tahan tubuh yang lemah, sehingga sangat rentan terhadap infeksi. Mereka juga sulit mempertahankan suhu tubuhnya tetap hangat karena lemak tubuhnya sedikit. Sebagian organ tubuh mereka pun belum matang sempurna, seperti paru-paru. Alhasil, mereka kesulitan untuk bernapas teratur.

Guna meminimalkan risiko terkena penyakit, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan untuk merawat bayi dengan berat lahir rendah:

  • Tetap berikan ASI

    ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Berikan ASI sesering mungkin, minimal 2 jam sekali, termasuk di malam hari. Bila bayi sulit menghisap dari puting , berikan ASI yang sudah diperah, lalu susui bayi dengan menggunakan cangkir atau sendok.

    Pemberian suplemen tambahan lain selain ASI harus berdasarkan pertimbangan dokter.

  • Kontak langsung kulit bayi dan kulit ibu (skin-to-skin contact)

    Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan perawatan metode kanguru (Kangaroo Mother Care). Pada posisi ini, bayi ditempatkan di dada ibu–tepat di antara kedua payudara, tanpa busana (hanya memakai topi, popok, dan sarung kaki), ibu dan bayi mengenakan selimut.

    Metode ini memiliki banyak manfaat, di antaranya menjaga suhu bayi tetap hangat dan memudahkan pemberian ASI. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa metode kanguru membuat denyut jantung bayi lebih teratur, dan meningkatkan berat badan bayi.

  • Cuci tangan

    Mencuci tangan adalah cara sederhana, namun sangat efektif untuk mencegah infeksi. Cucilah tangan sebelum dan sesudah menyentuh bayi.

  • Lakukan pijat bayi

    Pemijatan terbukti dapat membantu meningkatkan berat badan bayi. Namun sebelum melakukannya, berkonsultasilah dengan dokter atau tenaga kesehatan mengenai teknik pijat yang aman.

  • Tetap waspada

    Bila kulit dan mata bayi menjadi kuning, sesak napas, bayi tampak membiru, demam, tampak lemas dan malas menyusu, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter.

Tidak ada yang perlu dikahwatirkan dari bayi dengan berat lahir rendah. Selama bayi dirawat dengan baik dan benar, ia tetap dapat tumbuh sehat sebagaimana bayi pada umumnya.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar