Sukses

5 Hal yang Anda Perlu Tahu tentang Vertigo

Ada banyak salah kaprah tentang vertigo yang berkembang di tengah masyarakat. Simak di sini untuk mengetahui faktanya.

Klikdokter.com, Jakarta Vertigo merupakan sensasi berputar atau pusing berputar yang kadang disertai dengan mual dan muntah. Vertigo biasanya dapat berkurang bila penderita berbaring. Namun, jika gejala yang muncul cukup parah, berbaring saja tidak cukup.

Meski cukup familier, banyak orang masih tidak tahu tentang penyebab dan pencetus vertigo. Berikut adalah lima hal yang Anda perlu tahu mengenai vertigo:

  1. Penyebab vertigo dapat berasal dari otak atau telinga bagian dalam

    Infeksi bagian telinga dalam oleh virus atau bakteri dapat menyebabkan timbulnya vertigo. Selain itu, tumor di otak, trauma pada kepala dan leher juga bisa memicu vertigo.

  2. Hindari gerakan tiba-tiba

    Bagun tidur secara tiba-tiba ternyata salah satu faktor pencetus vertigo lho! Sebaiknya saat bangun tidur, jangan langsung berdiri. Duduklah di pinggir ranjang selama beberapa menit sebelum anda berdiri atau berjalan. Gerakan perubahan posisi secara tiba-tiba dapat memicu kambuhnya pusing berputar.

  3. Penderita diabetes berisiko mengalami vertigo

    Salah satu komplikasi diabetes yaitu dapat menimbulkan proses arteroskeloris. Akibatnya terjadi penurunan aliran darah ke otak yang merupakan penyebab timbulnya vertigo.

  4. Sering konsumsi makanan berlemak

    Siapa yang tidak suka makanan berlemak seperti daging dan jeroan? Faktanya, banyak mengonsumsi makanan berlemak dapat berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya mengakibatkan vertigo.

  5. Dehidrasi

    Kurang cairan atau dehidrasi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah. Tekanan darah yang terlalu rendah ikut memengaruhi aliran darah ke otak. Kurangnya pasokan darah ke otak dapat memicu vertigo.

Jadi, banyak pemicu vertigo yang sering kali tidak kita sadari. Vertigo dapat diatasi dengan berbaring dan menutup mata sejenak. Namun jika rasa pusing tidak kunjung hilang, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar