Sukses

Usia Berapa Anak Boleh Menggunakan Gawai?

Kapan usia yang tepat seorang anak boleh menggunakan gawai?

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu pendiri industri komputer dunia, Bill Gates mengungkapkan bahwa, usia yang tepat seorang anak untuk boleh mengoperasikan gawai adalah 14 tahun. Pada usia tersebut seorang anak dianggap sudah mampu memahami segala konten positif dan negatif.

Sementara itu, Ms. Weinberger, penulis buku The Boogeyman Exists: And He’s in Your Child’s Back Pockect menemukan fakta menarik berdasarkan survei yang dilakukan pada 70.000 anak.

Survei tersebut menemukan bahwa konten pornografi mulai diakses anak pada kelas 5. Sedangkan mengonsumsi pornografi dimulai saat anak berusia 8 tahun dan kecanduan pornografi dimulai pada usia 11 tahun.

Terlepas dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh gawai, Ms Weinberger menyarankan agar akses teknologi dan informasi tetap bisa terpenuhi, orang tua bisa memberikan perangkat komputer yang lebih mudah dipantau ketimbang gawai.

Sebuah studi lain yang dilakukan oleh Common Sense Media mengungkapkan, dari 1240 orangtua dan anak-anak yang disurvei, 50 persen anak mengakui sudah kecanduan untuk menggunakan gawai. Selain itu, sekitar 36 persen orangtua berdebat dengan anak mereka setiap hari tentang penggunaan gawai.

Dampak lain yang perlu dipertimbangkan dari penggunaan gawai yakni kondisi otak yang bertugas mengendalikan impuls. Jika kondisi korteks prefrontal yang bertugas mengendalikan impuls anak Anda terganggu maka seorang ia cenderung tidak memiliki kontrol terhadap rangsangan.

Penggunaan gawai juga berpotensi membuat seorang anak menjadi korban cyber bullying, yaitu pelecahan yang dilakukan melalui di media sosial. Selain itu, teknologi penunjuk lokasi yang terdapat di gawai juga bisa dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk menguntit anak-anak Anda.

Melihat dampak yang ditimbulkan gawai bagi seorang anak, peran orang tua menjadi sangat penting. Pikirkan kembali saat yang tepat untuk mengijinkan anak bermain gawai. Selanjutnya lakukan pengawasan terhadapnya agar tidak salah langkah.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar