Sukses

Jangan Abai, Inilah Gejala Demam Berdarah pada Anak

Demam berdarah adalah penyakit berbahaya yang dapat merenggut nyawa. Kenali gejalanya dan atasi sekarang juga!

Klikdokter.com, Jakarta Demam berdarah seakan tidak kenal lelah. Penyakit ini terus menggerogoti nyawa penduduk Indonesia, karena kehadiran dan gejalanya kerap tidak terdeteksi.

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit akibat infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

Menghindari gigitan nyamuk dan membasmi tempat nyamuk tersebut hidup merupakan cara untuk mencegah ancaman penyakit ini.

Gejala utama dari penyakit demam berdarah dengue adalah demam khas, yang disertai gejala lain. Beberapa gejala yang bisa menyertainya antara lain nyeri kepala, nyeri belakang bola mata, nyeri otot dan sendi, wajah kemerahan atau ruam di kulit, bintik merah pada kaki dan tangan, mual dan muntah serta nyeri perut.

Demam oleh virus dengue memiliki pola yang khas, yaitu demam mendadak tinggi (bisa mencapai 40⁰) dan terjadi di malam hari. Demam ini akan bertahan hingga 3 hari dan menurun pada hari ke 4–5. Kemudian, demam akan kembali naik pada hari 6–7.

Penurunan suhu tubuh yang terjadi di hari ke 4–5 adalah fase kritis dari penyakit demam berdarah dengue. Ketika pasien mencapai fase ini, biasanya keluhan shock pada tubuh akan terjadi.

Jika Anda mendapati gejala demam berdarah dengue pada anak, jangan ragu untuk segera membawanya ke rumah sakit. Ingat, virus dengue dapat menyebabkan perdarahan seperti mimisan, gusi berdarah, BAB hitam, penumpukan cairan di paru atau perut, yang jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian.

Demam berdarah dengue adalah penyakit yang harus diberantas. Jangan sampai penyakit berbahaya ini menyerang diri Anda, anak, keluarga, atau sanak saudara lainnya.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar