Sukses

Lari dengan Sweatpants dan Jaket Lebih Bakar Kalori?

Sebagian orang menganggap jika lari dengan sweatpants dan jaket, kalori akan lebih banyak terbakar. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Sering kali orang berlari dengan sweatpants dan jaket dengan harapan kalori di dalam tubuhnya akan banyak terbakar. Namun sebenarnya ini adalah kebiasaan yang salah kaprah.

Menggunakan pakaian khusus seperti sweatpants dan jaket memang dapat membakar kalori. Namun tidak efektif dalam menurunkan berat badan karena hanya keringat saja yang keluar.

Ingat, berkurangnya cairan tubuh karena pengeluaran keringat berlebihan bukan cara yang sehat dalam menurunkan berat badan. Selain itu, saat Anda mengonsumsi air minum, berat badan pun akan kembali ke semula.

Di samping itu, memakai sweatpants dan jaket saat berlari dapat meningkatkan suhu di dalam tubuh. Ini dikarenakan penguapan keringat terhambat oleh pakaian tersebut.

Ketika pengeluaran keringat terhambat, akan mudah terjadi dehidrasi di dalam tubuh serta memicu heat stroke (sengatan panas).

Gejala-gejala dari heat stroke, antara lain kenaikan suhu di atas 40 derajat, napas menjadi cepat, denyut jantung menjadi cepat, sakit kepala, otot kram, dan halusinasi.

Jika memang ingin membakar kalori lebih banyak, perhatikanlah durasi dan intensitas berlari ketimbang menggunakan pakaian khusus. Jika dua faktor ini diterapkan secara seimbang, kalori yang terbakar tentunya akan lebih banyak.

Jadi, simpan saja sweatpants dan jaket Anda saat berlari. Sebaliknya, gunakan pakaian lari yang nyaman dan tidak berbahan tebal. Selain nyaman dan tetap dapat membakar kalori, risiko untuk terkena heat stroke pun minim. Perhatikan juga untuk mengonsumsi air putih secara cukup, sebelum dan sesudah berlari.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar