Sukses

Inilah Dampak Negatif Posisi Tidur Tengkurap

Kebiasaan posisi tidur tengkurap ternyata berakibat buruk untuk tubuh lho!

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang punya posisi tidur kegemarannya masing-masing. Namun, jika posisi tidur Anda salah, kemungkinan besar justru akan berdampak buruk sehingga menganggu rutinitas Anda.

Berikut dampak yang terjadi apabila Anda tetap mempertahankan posisi tidur tengkurap:

  1. Tekanan di tulang belakang

    Rasa sakit akan terjadi di leher, punggung atau persendian. Anda akan sering terbangun di malam hari sehingga membuat waktu istirahat Anda berkurang. Akibatnya kualitas tidur pun memburuk.

    Menurut Mayo Clinic, tidur tengkurap memberi tekanan pada punggung dan tulang belakang. Tekanan pada tulang belakang mengakibatkan rasa sakit di seluruh tubuh. Kesemutan dan mati rasa adalah gejala yang biasanya akan menyerang Anda

  2. Nyeri di leher

    Tidur tengkurap membuat Anda memutar kepala ke samping. Hal ini membuat kepala dan tulang belakang menjadi tidak sejajar.
    Seiring berjalannya waktu masalah di leher ini akan bisa berkembang. Penggunaan bantal yang salah juga akan memperburuk kondisi leher bagian belakang menjadi semakin sakit ketika terbangun karena ketegangan saraf di sekitar leher.

  3. Menghambat oksigen

    Posisi tidur tengkurap dapat mengganggu aliran darah ke arah pusat saraf otak. Aliran darah menuju pusat saraf akan tersumbat dan tersendat yang akhirnya menyebabkan rusaknya pusat saraf bagian kepala. Kondisi ini dapat berdampak buruk bagi cara berfikir seseorang yang cenderung lambat.

    Selain itu, posisi tidur tengkurap sebabkan lubang hidung tidak terbuka secara bebas akibat tertutup oleh bantal. Saluran pernafasan mendapat tekanan dan himpitan dari bobot tubuh yang tengkurap, hal ini menimbulkan sistem pernafasan jadi terhambat dan dada terasa lebih berat serta nyeri ketika bangun.

  4. Kerutan di wajah

    Orang yang berusia 20-30 tahun mempunyai kebiasaan tidur tengkurap setiap hari selama beberapa jam yang berakibat aliran darah sekitar wajah menjadi tidak lancar. Bagian wajah yang menghimpit bantal cenderung mengikuti gravitasi bumi.

    Kemiringan wajah yang tidak simetris akan meninggalkan jejak berupa kerutan dan garis-garis pada permukaan kulit wajah. Kondisi ini jika terus terjadi akan membuat wajah rentan munculnya garis-garis halus sekitar sudut mata dan sudut bibir.

Untuk menyiasati agar posisi tidur tidak tengkurap, letakkan bantal di bawah panggul supaya bagian punggung tidak menekan tulang belakang. Leher dan punggung tidak lagi terasa sakit dan aktivitas di pagi hari dapat dijalani dengan lancar. Selamat mencoba.

Baca artikel sejenis di sini

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar